Do & Don’t Mengirim Bantuan ke Lokasi Bencana: Jangan Sampai Niat Baik Jadi Masalah

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Minggu, 7 Desember 2025 | 14:00 WIB
Ilustrasi - Do & don't yang wajib diketahui sebelum menyalurkan bantuan kepada korban bencana. (Freepik/freepik)
Ilustrasi - Do & don't yang wajib diketahui sebelum menyalurkan bantuan kepada korban bencana. (Freepik/freepik)

4. Laporkan dengan transparan jika menggalang donasi

Bagi komunitas atau perorangan yang mengumpulkan donasi, penting untuk mempublikasikan laporan penggunaan dana agar publik percaya dan bantuan tersalurkan dengan tepat.

Baca Juga: Catat dari Sekarang, Ini 4 Event Maraton dalam Daftar AbbottWMM di Tahun 2026, Impian Pelari Elit Dunia

Apa yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Mengirim Bantuan

1. Jangan mengirim pakaian bekas sembarangan

Pakaian bekas sering kali menumpuk di posko dan tidak semuanya bisa dipakai.

Banyak yang akhirnya menjadi limbah dan menambah beban petugas.

2. Jangan mengirim logistik tanpa koordinasi

Truk bantuan yang tidak terjadwal dapat menyebabkan kemacetan menuju lokasi bencana dan menghambat proses evakuasi.

3. Jangan memaksakan diri menjadi relawan tanpa kebutuhan

Datang ke lokasi bencana tanpa penugasan jelas justru menambah beban karena membutuhkan akomodasi dan logistik tambahan.

4. Jangan mengirim bantuan dengan tanggal kedaluwarsa dekat

Makanan dan obat kedaluwarsa adalah risiko kesehatan bagi pengungsi, terutama bagi anak dan lansia.

5. Jangan mengikuti informasi yang belum terverifikasi

Informasi kebutuhan sebaiknya diperiksa lewat kanal resmi seperti BPBD, BNPB, posko kemanusiaan terdaftar, dan organisasi kemanusiaan yang kredibel.

Baca Juga: Hemat & Seru! Alasan Museum Sonobudoyo Cocok untuk Liburan Akhir Tahun Keluarga

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini