Ragam Efek Psikologis dan Fisik Setelah Menempuh Penerbangan Jarak Jauh

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 18 Desember 2025 | 22:00 WIB
Ilustrasi. Banyak orang sering mengeluh mengalami kelelahan mental dan fisik bila habis naik pesawat. (Pixabay/wal_172619)
Ilustrasi. Banyak orang sering mengeluh mengalami kelelahan mental dan fisik bila habis naik pesawat. (Pixabay/wal_172619)

Baca Juga: 7 Umbul Terbaik di Klaten yang Cocok untuk Liburan Keluarga

Seperti meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, penyakit mental, seperti depresi dan rasa cemas berlebihan.

Untuk mengatasinya, sebaiknya perjalanan jarak jauh jangan dilakukan dalam jarak berdekatan.

Begitu tiba di tempat tujuan, jangan langsung beraktivitas.

Biarkan tubuh berisitrahat dan menyesuaikan diri dengan daratan.

Baca Juga: Swiss of Java di Banyumas, Menggala Ranch Tawarkan Alam Hijau dan Interaksi Satwa

Gangguan ritme sirkadian
Ritme sirkadian adalah siklus biologis seseorang.

Ini termasuk siklus bangun dan tidur, produktivitas hormon, dan fungsi tubuh yang lain.

Penerbangan jarak jauh apalagi sampai melewati zona waktu yang berbeda bisa mengganggu ritme ini.

Baca Juga: Beach Hopping di Selatan Jawa: 7 Pantai Terbaik di Tulungagung untuk Menemani Libur Akhir Pekanmu

Ciri-cirinya jantung sering berdebar, sulit tidur, sering bangun tengah malam, jet leg.

Pada beberapa orang bisa mengalami gangguan kecemasan juga.

Untuk mengatasinya, beberapa hari sebelum pergi, atur jam tidur sesuai zona waktu negara tujuan.

Jangan mengonsumsi terlalu banyak kafein dan alkohol sebelum dan selama penerbangan.

Baca Juga: Ritual Lilin Lotus dan Tarian Budaya Warnai Siripada Festival di Stasiun Tuntang, Siap Hadir?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: readyfortakeoffbook.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini