Baca Juga: 7 Umbul Terbaik di Klaten yang Cocok untuk Liburan Keluarga
Seperti meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, penyakit mental, seperti depresi dan rasa cemas berlebihan.
Untuk mengatasinya, sebaiknya perjalanan jarak jauh jangan dilakukan dalam jarak berdekatan.
Begitu tiba di tempat tujuan, jangan langsung beraktivitas.
Biarkan tubuh berisitrahat dan menyesuaikan diri dengan daratan.
Baca Juga: Swiss of Java di Banyumas, Menggala Ranch Tawarkan Alam Hijau dan Interaksi Satwa
Gangguan ritme sirkadian
Ritme sirkadian adalah siklus biologis seseorang.
Ini termasuk siklus bangun dan tidur, produktivitas hormon, dan fungsi tubuh yang lain.
Penerbangan jarak jauh apalagi sampai melewati zona waktu yang berbeda bisa mengganggu ritme ini.
Baca Juga: Beach Hopping di Selatan Jawa: 7 Pantai Terbaik di Tulungagung untuk Menemani Libur Akhir Pekanmu
Ciri-cirinya jantung sering berdebar, sulit tidur, sering bangun tengah malam, jet leg.
Pada beberapa orang bisa mengalami gangguan kecemasan juga.
Untuk mengatasinya, beberapa hari sebelum pergi, atur jam tidur sesuai zona waktu negara tujuan.
Jangan mengonsumsi terlalu banyak kafein dan alkohol sebelum dan selama penerbangan.
Baca Juga: Ritual Lilin Lotus dan Tarian Budaya Warnai Siripada Festival di Stasiun Tuntang, Siap Hadir?
Artikel Terkait
Awas! Ini Risiko Jika Lupa Nyalakan Mode Pesawat saat Penerbangan
Hindari Membawa Barang Ini ke Bagasi Pesawat, Biar Perjalananmu Aman
Faktor Penyebab Munculnya Jerawat Saat Naik Pesawat dan Cara Mencegahnya
6 Cara yang Bisa Dilakukan Agar Tidak Kelaparan di Pesawat
Langkah-langkah Mencegah Sakit Punggung Saat Menempuh Perjalanan dengan Pesawat
Pahami ini Penyebab Kejadian Power Bank Meledak di Pesawat dan Cara Pencegahannya