Restoran Ramen Tertua di Tokyo, Ada yang Hanya Diketahui Warga Lokal

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 26 Desember 2025 | 21:00 WIB
Manpuku yang berlokasi di Ginza ini sudah berdiri sejak tahun 1929. (Google/J. Takamy)
Manpuku yang berlokasi di Ginza ini sudah berdiri sejak tahun 1929. (Google/J. Takamy)

Baca Juga: Suasana Meriah Menjelang Tahun Baru, 3 Tempat Populer di Singapura Ini Wajib Dikunjungi

Kelebihan ramen di Harukiya ada pada kuah ramen yang menggunakan 20 bahan.

Kuah direbus berjam-jam dengan menggunakan campuran tulang ayam dan tulang babi.

Tak lupa ditambahkan niboshi (sejenis sarden kering). Mienya model mie keriting yang dibuat sendiri.

Baca Juga: Ide Destinasi Libur Nataru di Solo, Menyusuri Jejak Budaya Jawa di Pura Mangkunegaran

3. Sairaiken
Ramen ini berada di Yoga, Tokyo, sebuah kawasan pemukiman yang tenang.

Selain warga lokal, jarang orang yang tahu tentang Sairaiken sudah berdiri sejak tahun 1955.

Dulunya Sairaiken hanya buka pada hari Sabtu, tapi sekarang di hari biasa pun buka.

Baca Juga: Rekomendasi Restoran Hotpot di Jakarta, untuk Semangkuk Kenikmatan Berkuah, Serba Hangat, dan Menyehatkan

Jam operasionalnya terbatas hanya pada jam makan siang saja jadi selalu ramai dan mengantre.

Kuah ramennya gurih karena dibuat dari tulang ayam, tulang babi, ikan dan sejumlah sayuran.

Pelanggan bisa memilih dua jenis ramen yaitu shoyu (kuah soy sauce) dan shio (kuah asin).

Baca Juga: Prediksi Tren Traveling Tahun 2026, Beberapa yang Sudah Tren di 2025 Masih Lanjut

4. Kiraku
Restoran di Shibuya, Tokyo, ini tidak hanya populer di kalangan warga Tokyo tapi juga turis lokal dan mancanegara.

Kiraku berdiri sejak 1950. Karena berada di daerah turis, menunya tertulis dalam bahasa Jepang dan Inggris.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: ramenguidejapan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini