Langsung simpan di lemari es
Begitu di rumah langsung masukkan gudeg di wadah yang kering dan tertutup rapat.
Sebaiknya simpan langsung di lemari es. Bila ingin lebih lama bisa disimpan di freezer.
Untuk menyimpannya, pisahkan antara gudeg, krecek, sambal goreng dan isian lainnya.
Ini membuat kualitas gudeg tetap terjaga.
Baca Juga: Habis Naik Whoosh, Saatnya Jelajah TMII dengan Tiket Masuk dan Wahana Lebih Hemat
Panaskan dengan cara yang benar
Proses memanaskan gudeg sangat memengaruhi kualitasnya. Gudeg jangan keseringan dipanaskan.
Dipanaskan dalam porsi secukupnya untuk hari itu saja. Sisanya tetap disimpan di lemari es.
Saat memanaskan gunakan wadah bersih dan api yang sangat kecil agar semua gudeg panas dengan merata.
Proses ini juga akan membunuh bakteri yang kemungkinan muncul saat penyimpanan.
Baca Juga: Detik-Detik Berakhirnya Tahun 2025: Ini Hal-Hal Sederhana yang Bisa Kamu Sampaikan ke Orang Tua
Jangan lebih dari seminggu
Meskipun bila disimpan dengan baik gudeg termasuk tahan lama tetapi tetapi punya masa kadaluarsa.
Ciri khas gudeg yang sudah tidak layak makan, antara lain warnanya berubah dan berbau asam.
Bila jenis gudeg basah, santannya akan berbuih.
Kalau ingin menyimpan sampai berbulan-bulan, saat ini sudah ada gudeg kalengan.***
Artikel Terkait
Berwisata ke Kampung Wijilan, Berjajar Kuliner Khas Kota Jogja, Pengunjung Bisa Melihat Pembuatan Gudeg
4 Tempat Makan Gudeg di Yogyakarta yang Paling-Paling, Paling Lezat, Paling Tua, Paling Unik, Paling Pedas
5 Jenis Gudeg di Yogyakarta dan Semarang, Tidak Melulu Terbuat dari Buah Nangka dan Manis
Rekomendasi 5 Gudeg Tengah Malam Paling Nendang, Kuliner Khas Jogja yang Harus Kamu Coba!
Sarapan Nasi Gudeg Komplit di Yogyakarta, Ini Beberapa Tempat Makan yang Banyak Dicari Orang
Liburan ke Yogyakarta, Jangan Lupa Berburu Kuliner Khasnya, Ini 7 Makanan yang Wajib Dicicipi di Kota Gudeg