Hidup Bersama Migraine, Penyakit Sakit Kepala Yang Lebih Sering Diderita Wanita

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 4 Juni 2023 | 14:00 WIB
Ilustrasi. Perempuan yang lebih sering mengalami migraine. (Kindel Media/Pexels)
Ilustrasi. Perempuan yang lebih sering mengalami migraine. (Kindel Media/Pexels)

Kabar BUMN - Migraine adalah sakit kepala yang umum diderita banyak orang. Diperkirakan penyakit ini dialami lebih dari 10% penduduk dunia.

Umumnya mereka yang menderita migraine berusia antara 20 sampai 50 tahun. Wanita termasuk yang lebih sering menderita penyakit ini dibandingkan pria.

Penyakit ini adalah sakit kepala yang menyebabkan rasa nyeri luar biasa hanya pada satu sisi kepala saja. Kadang sering disertai dengan mual, muntah, dan orang jadi sensitif pada suara dan cahaya.

Baca Juga: Kelebihan Wisata dalam Negeri: Mempertimbangkan Pesona Indonesia Sebelum Memilih ke Luar Negeri

Serangan migraine bisa berlangsung berjam-jam atau berhari-hari. Bagi mereka yang menderita migraine akut, kondisi ini bisa menganggu aktivitas sehari-hari.

Penyebab migraine sangat kompleks dan belum sepenuhnya dimengerti. Ketika seseorang mengalami sakit kepala maka beberapa saraf yang ada dalam aliran darah mengirimkan sinyal sakit pada otak.

Saat itulah dilepaskan zat inflamasi (yang menyebabkan pembengkakan) pada saraf dan aliran darah di kepala. Belum ada penjelasan jelas kenapa saraf melakukan hal itu.

Baca Juga: Idul Adha di Era Digital: Makna yang Tetap Relevan dalam Perubahan Zaman

Walau penyebab pasti dari migraine masih sulit didefinisikan, tetapi pemicu dari penyakit ini sudah diketahui. Pemicunya antara lain,adalah:

1. Stress
Pemicu nomor satu dari migraine adalah stres. Saat orang mengalami stres, sejumlah zat kimia dalam otak dilepas untuk menghadang stres tersebut. Zat ini yang bisa membuat orang mengalami migraine.

Beberapa emosi lain seperti cemas, khawatir dan kegirangan juga bisa menyebabkan ketegangan dalam otot dan mempengaruhi aliran darah yang memperparah migraine.

Baca Juga: Mungkinkah Berganti Karier di Umur 40 tahun?

2. Telat makan
Jangan sekali-kali menunda jam makan. Karena telat makan ikut memicu seseorang terkena migraine.

3. Sensitif pada bahan kimia atau pengawet makan tertentu
Hati-hati saat mengkonsumsi makanan yang memiliki zat kimia atau pengawet makanan seperti minuman beralkohol dan cokelat.

Nitrate atau zat adiktif dalam makanan seperti pepperoni, hot dog atau makanan yang mengandung daging, juga bisa memicu migraine. Makanan fermentasi dan acar diketahui bisa memicu munculnya migraine sebanyak 30%.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: mayoclinic, clevelandclinic

Tags

Artikel Terkait

Terkini