Baca Juga: Cuaca Tak Menentu, Simak Tips Liburan Aman dan Nyaman Bersama Anak
Kain Sutra Yuzen
Kain sutra yuzen salah satu wastra Jepang yang sering digunakan untuk kimono.
Kain ini muncul sejak zaman Edo (abad 16-18).
Nama yuzen mengacu pada proses pencelupan dan pewarnaan yang dilakukan pada kain sutra.
Motifnya didominasi berbagai bunga dan burung.
Baca Juga: Rekomendasi Wisata Night Out di Yogyakarta: 7 Spot Malam Minggu yang Tak Boleh Dilewatkan
Setiap warna dan desain punya makna tertentu dan hanya bisa digunakan pada momen tertentu pula.
Misalnya saja kimono motif kurotomesode hanya boleh digunakan perempuan yang sudah menikah.
Sementara perempuan lajang hanya bisa menggunakan kimono motif furisode.
Selain untuk kimono, sutra yuzen kadang digunakan juga untuk tas, wadah koin, dan kipas.***
Artikel Terkait
Pecinta Kain Tradisional, Ini Desa-desa Penghasil Kain Tenun Bernilai Budaya Tinggi di Indonesia
Kain Tradisional Khas Lampung, Kain Tapis dengan Corak Flora dan Fauna, Sudah Ada Sejak Abad Ke - 12
5 Kain Tradisional Indonesia yang Sudah Mendunia Selain Batik, Mulai Banyak Dikoleksi Orang Asing Juga
Desain Baru Paspor Indonesia Pakai Motif Kain Nusantara, Kenapa?
Ragam Kain Tenun dari 4 Daerah dan Suku di Flores, Masing-masing dengan Keunikan dan Karakternya