Tekstil Tradisional Dunia yang Rata-rata Berusia Hingga Ribuan Tahun, Unik dan Mengglobal

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 11 Januari 2026 | 18:30 WIB
Shisha embroidery adalah seni menyulam dengan potongan cermin atau logam yang ditempelkan pada kain. (Instagram/@faimyxstitch)
Shisha embroidery adalah seni menyulam dengan potongan cermin atau logam yang ditempelkan pada kain. (Instagram/@faimyxstitch)

Baca Juga: Cuaca Tak Menentu, Simak Tips Liburan Aman dan Nyaman Bersama Anak

Kain Sutra Yuzen
Kain sutra yuzen salah satu wastra Jepang yang sering digunakan untuk kimono.

Kain ini muncul sejak zaman Edo (abad 16-18).

Nama yuzen mengacu pada proses pencelupan dan pewarnaan yang dilakukan pada kain sutra.

Motifnya didominasi berbagai bunga dan burung.

Baca Juga: Rekomendasi Wisata Night Out di Yogyakarta: 7 Spot Malam Minggu yang Tak Boleh Dilewatkan

Setiap warna dan desain punya makna tertentu dan hanya bisa digunakan pada momen tertentu pula.

Misalnya saja kimono motif kurotomesode hanya boleh digunakan perempuan yang sudah menikah.

Sementara perempuan lajang hanya bisa menggunakan kimono motif furisode.

Selain untuk kimono, sutra yuzen kadang digunakan juga untuk tas, wadah koin, dan kipas.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: matadornetwork.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini