Shisha embroidery adalah seni menyulam dengan potongan cermin atau logam yang ditempelkan pada kain.
Teknik ini menghasilkan efek yang berkerlip-kerlip.
Baca Juga: Wahoo Waterworld Bandung: Harga Tiket, Wahana, dan Promo Terbaru 2026
Tiap negara punya motif sulaman shisha berbeda-beda. Kadang ditambahkan aksen manik-manik dan payet.
Kebanyakan sulaman shisha dimanfaatkan untuk membuat busana.
Tetapi tidak sedikit juga yang dijadikan tas atau produk kerajian tangan lainnya.
Baca Juga: Ragam Ramuan Alami untuk Meredakan Batuk, Mudah Dibuat di Rumah!
Tartan
Ini wastra yang motifnya ditiru produk garmen di banyak negara.
Tartan adalah jenis wastra dengan motif garis-garis horizontal dan vertical warna-warna.
Asalnya dari Scotlandia, Inggris.
Setiap klan di Scotlandia memiliki motif dan warna tartan yang berbeda-beda.
Baca Juga: Rekomendasi Perpustakaan Ramah Anak di Jakarta, Koleksi Bukunya Lengkap dan Nyaman untuk Belajar
Dulunya tartan terbuat dari bahan wol dan digunakan pada pakaian tradisional seperti kilt.
Dalam perkembangannya motif ini ditiru beberapa desainer dunia.
Ini juga yang membuat tartan jadi semakin terkenal dan digunakan untuk beragam produk fashion.
Artikel Terkait
Pecinta Kain Tradisional, Ini Desa-desa Penghasil Kain Tenun Bernilai Budaya Tinggi di Indonesia
Kain Tradisional Khas Lampung, Kain Tapis dengan Corak Flora dan Fauna, Sudah Ada Sejak Abad Ke - 12
5 Kain Tradisional Indonesia yang Sudah Mendunia Selain Batik, Mulai Banyak Dikoleksi Orang Asing Juga
Desain Baru Paspor Indonesia Pakai Motif Kain Nusantara, Kenapa?
Ragam Kain Tenun dari 4 Daerah dan Suku di Flores, Masing-masing dengan Keunikan dan Karakternya