Hotel berbintang dan hostel backpaker sudah ada di Muscat.
Untuk menginap, daerah terbaiknya di kawasan Muttrah yang banyak tempat wisata dan di tengah kota.
Pilihan lainnya Ruwi yang terkenal memiliki sejumlah penginapan murah.
Daerah ini diberi sebutan Little India karena banyak keturunan India dan salah satu daerah tua di Muscat.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Makan Legendaris di Mataram, Kota yang Menjadi Surga Kuliner Pedas
Wisata sejarah
Muscat cukup dijelajahi antara 2-3 hari saja. Kotanya di pingggir pantai yang indah.
Sebagai kota pelabuhan yang sudah berumur ratusan tahun, Muscat punya banyak bangunan bersejarah.
Seperti benteng kembar, Al Jalali dan Al Mirani yang dibangun Portugis pada abad ke 16.
Ada pula masjid agung dan souqs (pasar tradisional) yang jadi surga barang souvenir, kurma, dan kuliner.
Baca Juga: 4 Gili di Lombok yang Paling Sepi dan Masih Jarang Dikunjungi Orang
Bila ingin ke pinggiran kota bisa ke Nizwa, kota benteng di dekat Pegunungan Hajar.
Dulunya Nizwa menjadi kota penting dalam pengajaran agama Islam.
Sampai sekarang penduduk kota ini masih sangat konservatif.
Jadi pelancong yang datang diharapkan berbusana sesuai dengan aturan yang berlaku.***
Artikel Terkait
4 Restoran Timur Tengah di Jakarta, Tempat Mencoba Hidangan Iftar dari Negara Lain yang Sudah Dijamin Kelezatannya
4 Pastry Khas Timur Tengah, Salah Satunya Sempat Viral Lagi Karena Cokelat Dubai
Kuliner Timur Tengah Terbaik Versi Taste Atlas, Cukup Mudah Ditemukan di Indonesia
6 Kuliner Dubai, Mudah Sekali Menemukan Makanan Timur Tengah dengan Kemewahan Sultan
4 Restoran Kebab di Jakarta, Menyajikan Street Food Timur Tengah yang Bisa Disantap Orang Indonesia Kapan Saja