Di musim panas, di pinggir Sungai Kamo dibangun restoran temporer dengan konsep Kawayuka.
Yakni, restoran tradisional mengapung yang didirikan di pinggir sungai untuk mengalau udara panas.
Tradisi ini sudah ada sejak abad 15.
Baca Juga: Eksplor Lembang Wonderland, Tempat Wisata Keluarga di Bandung yang Penuh Warna
Menunya hidangan musim panas khas Kyoto, yang terkenal hamo (bubur belut) dan ayu (ikan manis).
Harga di kawayuka sedikit lebih mahal dan perlu reservasi. Terutama di hari Jumat dan Sabtu.
Selain restoran Jepang, sudah ada juga sejumlah restoran modern dengan menu fusion Jepang, Italia dan Perancis.***
Artikel Terkait
4 Tempat Wisata Gratis di Kyoto, Mulai dari Jalur Unik Sampai Kuil Indah Bersejarah
4 Kawasan Paling Aman dan Strategis untuk Mencari Penginapan di Kyoto, Jepang
Tenangnya Ine di Kyoto, Venice-nya Jepang Tetapi dengan Karakter dan Budaya Khasnya Sendiri
Ragam Hidangan dengan Unsur Matcha di Kyoto, Varian Menunya Lebih Unik dari Lainnya
Di Tengah Overtourism Kyoto, Ini Tempat Wisata yang Terbilang Masih Sepi
4 Lokasi Wisata Kuliner Terbaik di Kyoto, dari yang Teramai Sampai yang Bisa Dimasuki dengan Tenang