Unik dan Menariknya Wisata kuliner ke Ponthocho, Gang Senggol di Kyoto

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 30 Januari 2026 | 15:30 WIB
Bangunan di Pontocho, Kyoto, banyak yang terbuat dari kayu dengan lampion merah yang aestetik.  (travelersuniverse.com)
Bangunan di Pontocho, Kyoto, banyak yang terbuat dari kayu dengan lampion merah yang aestetik. (travelersuniverse.com)

Di musim panas, di pinggir Sungai Kamo dibangun restoran temporer dengan konsep Kawayuka.

Yakni, restoran tradisional mengapung yang didirikan di pinggir sungai untuk mengalau udara panas.

Tradisi ini sudah ada sejak abad 15.

Baca Juga: Eksplor Lembang Wonderland, Tempat Wisata Keluarga di Bandung yang Penuh Warna

Menunya hidangan musim panas khas Kyoto, yang terkenal hamo (bubur belut) dan ayu (ikan manis).

Harga di kawayuka sedikit lebih mahal dan perlu reservasi. Terutama di hari Jumat dan Sabtu.

Selain restoran Jepang, sudah ada juga sejumlah restoran modern dengan menu fusion Jepang, Italia dan Perancis.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: japan-guide.com, byfood.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini