Buat batasan yang jelas
Sifat negatif atau toksik sering menular.
Semakin sering orang bergaul dengannya, tanpa disadari bisa terbawa jadi orang toksik juga.
Karena itu, batasi pertemanan seminimal mungkin.
Fokus saja pada pekerjaan, jangan ikut mendengarkan atau mengomentari ucapan rekan kerja toksik.
Bila diajak mengobrol atau melakukan sesuatu, tolak dengan sopan.
Di luar jam kerja pun hindari untuk berkomunikasi, termasuk saat makan siang atau ngopi bareng.
Baca Juga: Lepaskan Penat dan Stres di Playground untuk Orang Dewasa, Kembali ke Masa Kanak-kanak
Bentuk persekutuan dengan teman
Menghindari orang toksik kadang tidak bisa sendiri.
Cari teman yang satu vibe atau satu energi untuk menghalau rekan kerja yang toksis tersebut.
Kumpulkan beberapa teman yang dirasa sejalan.
Baca Juga: Alternatif Olahraga Bagi Pelari Kalcer untuk Mempertahankan Stamina di Musim Hujan
Bila memungkinkan pastikan ia jadi bagian tim kerja sehingga mudah dalam menyelesaikan satu projek di kantor.
Mencari sekutu bisa juga dilakukan pada divisi atau departemen lain.
Jaring relasi sebanyak mungkin dengan orang-orang yang satu frekuensi.
Artikel Terkait
Tipe Rekan Kerja yang Bisa Memberikan Pengaruh Positif, Bisa Dijadikan Panutan!
Hal-Hal Kecil yang Bisa Merusak Persahabatan Dengan Rekan Kerja
Jangan Sungkan, Tidak Perlu Emosi Juga, Ini Cara Bilang Tidak Dengan Sopan Pada Rekan Kerja
Karakter Rekan Kerja yang Perlu Dicermati, Kalau Tidak Bisa Dihindari Sebaiknya Disiasati
Ingin Menyampaikan Keluhan Kepada Rekan Kerja? Silakan, Usahakan Lakukan Dengan Cara Profesional dan Sopan
Panduan Bekerja Sama dengan Rekan Kerja yang Jarak Umurnya Berbeda-beda Jauh