Pilih topi dengan pinggiran lebar untuk mencegah tetesan air langsung jatuh ke muka dan mengenai mata.
Bagi yang berkaca mata, bawa lap kering karena tetesan air bisa menghalangi pemandangan.
Baca Juga: Toko Buku Indie di Yogyakarta, Surga Membaca dan Diskusi Seni Budaya
4. Ekstra pemanasan
Berlari di hujan membuat tubuh dingin karena itu perlu diimbangi dengan pemanasan yang memadai.
Lakukan pemanasan lebih lama dari biasanya untuk membuat badan lebih panas.
Tambahkan sejumlah pemanasan dinamis untuk tubuh bagian bawah, seperti lunges, memutar-mutar kaki dan tangan.
Pemanasan dalam kondisi kering lebih mudah dibandingkan pemanasan saat tubuh kebasahan.
Baca Juga: Lembah Lohe, Camping Ground Favorit di Kabupaten Gowa dengan View Alam Menakjubkan
5. Sesuaikan kecepatan lari
Tujuan berlari saat hujan adalah melatih konsistensi tubuh. Karena itu itu tidak perlu ngoyo dengan berlari cepat.
Perlambat pace lari, terutama bila melewati jalan yang tidak rata, menurun atau mendaki agar tidak cedera.
Hindari genangan yang terlalu lebar atau jalanan yang sangat becek karena bisa membuat kaki terlalu basah.
Perhatikan juga permukaan jalanan. Hindari yang terlalu licin atau sangat mulus karena bisa membuat terpeleset.
Artikel Terkait
Pilah-pilih Smartwatch untuk Memonitoring Saat Olahraga Lari dan Mendukung Pola Hidup Sehat
Ragam Jenis Sepatu Lari Sesuai dengan Lokasi dan Jenis Lari
Pilihan Aplikasi untuk Olahraga Lari, Penunjang Pelari Ciptakan Performa Terbaiknya
5 Brand Sepatu Olahraga Lokal yang Direkomendasikan untuk Olahraga Lari
Pentingnya Memahami Pace dalam Berlari dan Cara Meningkatkannya