Kokue
Hanya muncul saat Imlek saja, kokue mendapat pengaruh kuat dari kuliner etnis Tio Ciu.
Disebut juga dengan nama chai tau koe. Sementara di Singapura, disebut carrot cake.
Kuliner terbuat dari tepung beras yang dibuat dalam lembaran besar dan dikukusan.
Teksturnya kenyal, rasanya gurih. Dimasaknya dengan tambahan kucai, talas, dan lobak merah.
Baca Juga: Sambut Tahun Baru Imlek, Ini 20 Ucapan Pendek yang Bisa Kamu Kirim Sekarang
Sotong Pangkong
Kuliner ini terbuat dari sotong (sejenis hewan laut yang mirip cumi-cumi).
Cara membuatnya cukup mudah. Sotong dipotong-potong setelah itu dipanggang sampai empuk.
Sotong yang sudah empuk dipipihkan dan kemudian disuwir-suwir.
Sotong pangkong dinikmati bersama sambal kacang. Ini bisa jadi lauk atau pun jadi camilan.
Baca Juga: Tenggelam dalam Sebuah Buku di Toko Buku Akik, Yogyakarta, yang Sepi dan Tenang
Kiam Ko Kwe
Kiam Ko Kwe sangat mirip dengan kue talam.
Kue ini terbuat dari tepung beras dan santan yang dimasukkan dalam cetakan berbentuk segi empat.
Bagian atasnya diberi taburan ayam cincang.
Cita rasa kiam ko kwe yang gurih dan sedikit asin cocok untuk pendamping minum kopi atau teh.
Baca Juga: 5 Menu yang Sebaiknya Dihindari Saat Sahur dan Berbuka Puasa
Artikel Terkait
Kuliner Khas Semarang yang Mendapat Pengaruh Kuat dari Tiongkok
Kuliner Khas Lasem, Jawa Tengah, Kombinasi Unik Kuliner Rembang dan Tiongkok
Ragam Kue Pia dari Pulau Jawa, Hasil alkuturasi Kuliner Tiongkok dengan Jawa
Kuliner Solo yang Dapat Pengaruh Kuat dari Budaya Tiongkok
Kuliner Cirebon yang Mendapat Pengaruh Kuat dari Kuliner Tiongkok