Kabar BUMN - Selain ibadah, puasa sering dimanfaatkan orang sebagai momen menurunkan berat badan.
Sebagian memang sukses bobotnya sampai 4 kilogram, tetapi lebih banyak yang justru bertambah berat badan.
Ini terjadi karena orang tidak mengawasi dengan baik asupan makanannya.
Bagi yang ingin berpuasa sekaligus berdiet, penting untuk mengatur menu berbuka dan sahur.
Baca Juga: Masjid Tertua di Jakarta, Umurnya Sudah Lebih dari 250 Tahun
Konsumsi Karbohidrat kompleks
Saat diet, orang sering anti karbohidrat, padahal ini tetap dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi.
Hanya pilih saja jenis karbohidratnya. Paling baik jenis karbohidrat kompleks.
Ini sifatnya mengenyangkan tanpa membuat berat badan naik, seperti nasi merah, ubi jalar, oatmeal, dan kentang.
Jangan lupa tambahkan jenis karbohidrat kompleks ini setiap makan malam dan sahur.
Baca Juga: Panduan Memilih Kurma Berkualitas, Kalau Penyimpannya Benar bisa Kuat Sampai Tiga Tahun
Batasi makanan berminyak
Kebanyakan orang punya kebiasaan makan gorengan saat berbuka puasa.
Rata-rata bisa menghabiskan 3-4 potong pula. Bayangkan bila dilakukan selama 30 hari berpuasa.
Selama puasa, batasi makanan berminyak. Misalnya, cukup makan gorengan seminggu sekali saja.
Begitu pula dengan konsumsi junkfood, terutama saat berbuka di luar.
Artikel Terkait
Cegah Dehidrasi Saat Puasa, Simak Panduan Minum di Bulan Ramadan Agar Tubuh Tidak Lemas
5 Menu yang Sebaiknya Dihindari Saat Sahur dan Berbuka Puasa
Rekomendasi 5 Minuman Sehat Sekaligus Menyegarkan untuk Sahur dan Buka Puasa
Menu Berbuka Puasa Khas Malaysia, Mudah Ditemukan di Kaki Lima di Kuala Lumpur
Hindari Gula Berlebih, Ini Minuman Sehat yang Direkomendasikan untuk Berbuka Puasa