Kabar BUMN - Ketika membatalkan puasa orang suka mengonsumsi teh manis, kolak, dan minuman manis lainnya.
Kebiasaan ini bisa meningkatkan kadar gula dalam darah. Selain itu juga bisa menambah berat badan.
Untuk menyegarkan dan memulihkan tenaga, bisa konsumsi buah-buahan manis tapi kadar gulanya rendah.
Buah dinikmati setelah minum air putih hangat atau diolah menjadi smoothies atau jus.
Baca Juga: Lawan Ngantuk Saat Puasa, 7 Tips Tetap Produktif Seharian Tanpa Kopi
Alpukat
Banyak orang menghindari alpukat karena tinggi lemak dan dianggap bisa menambah berat badan.
Ini tidak tepat, lemak alpukat cukup baik, selamaa tidak ditambahkan gula dan kental manis.
Alpukat rendah gula dan kaya serat. Daging buahnya pun empuk dengan sedikit berkrim.
Bila ingin menikmati alpukat dengan sehat, cukup tambahkah sedikit madu.
Baca Juga: Melintas JTTS Saat Ramadan? Ini Rekomendasi Tempat Berbuka yang Bisa Disinggahi
Kiwi
Buah berukuran kecil ini tinggi vitamin C dan punya gula alami sekitar 7 gram saja dalam setiap satu buah.
Sebuah kiwi kecil mengandung 2 gram serat dan mampu memenuhi kebutuhan hampir 90% kebutuhan harian vitamin C.
Kiwi rasanya manis, berair, dengan sedikit rasa asam. Cocok dinikmati saat berbuka puasa.
Kiwi paling enak dimakan begitu saja atau bisa juga dibuat menjadi jus kiwi dan ketimun.
Artikel Terkait
Buka Puasa Sekalian Liburan? Ini Cara Santai Menikmati Ramadan
Ragam Pilihan Es Menyegarkan untuk Buka Puasa, Pelepas Dahaga yang Cepat Memulihkan Energi
Rekomendasi 5 Minuman Sehat Sekaligus Menyegarkan untuk Sahur dan Buka Puasa
Buka Puasa di Candi Prambanan Jadi Tren, Wisata Ramadan Ini Tawarkan Pengalaman Berbeda
5 Menu Takjil Sehat untuk Buka Puasa, Lezat dan Cepat Pulihkan Energi