Kampung Kecicang Islam
Kampung ini sudah berdiri sejak abad ke-17. Penduduknya asli orang Bali tapi beragama Islam.
Perkembangan Islam ini tak lepas dari kkemenangan Kerajaan Karangasem atas Kerajaan Selaparang di Lombok.
Sejumlah orang sakti di sana dibawa ke Bali. Salah satunya Balok Sakti atau Abdurrahman.
Baca Juga: Catat! Jadwal Resmi Libur Lebaran 2026 dan Nyepi: Potensi Libur Panjang Hampir Sepekan
Karena dekat dengan raja Karangasem, ia diberi tempat tinggal di hutan lebat yang penuh bunga kecicang.
Mereka yang tinggal di kampung ini mendapat pengaruh pengajaran agama Islam yang kuat dari Balok Sakti.
Di kampung ini dibangun Masjid Baiturrahman yang menjadi bukti masuknya Islam ke Bali.***
Artikel Terkait
Kampung Arab di Indonesia, Bertahan di Tengah Perubahan dan Urbanisasi
Hanya Dua Jam dari Denpasar, Temukan Pesona Bayung Gede, Kampung Halaman Penduduk Asli Bali
Wisata Sejarah ke Kampung Arab Ampel, Surabaya, Sudah Berdiri Sejak Abad ke 14
Kampung Sunyi Suwirjo Buka Gerbang Kengerian di Tangerang, Siap-Siap Deg-degan!
Dusun Wotawati, Kampung di Dasar Lembah yang Menyambut Matahari Paling Akhir
Kampung Rendang, Payakumbuh, Tujuan WIsata untuk Menikmati Beragam Rendang dan Cara Pengolahannya