Kabar BUMN - Meskipun mungkin sudah jarang digunakan, banyak masjid tradisional yang masih menyimpan bedug.
Usia bedug ini bisa mencapai ratusan tahun, sesuai usia masjid tersebut.
Salah satu masjid tua yang masih menyimpan begug bersejarahnya, Masjid Agung Purworejo, Jawa Tengah.
Masjid ini masih menyimpan bedug Pendowo, salah satu bedug tertua dan terbesar di dunia.
Baca Juga: Ide Menu Sahur Simpel Berbahan Telur: Praktis, Bergizi, dan Mengenyangkan
Hasil sayembara
Bedug Pendowo, disebut juga bedug Kyai Bagelen, dibuat atas prakarsa bupati pertama di Purworejo.
Setelah masjid dibangun tahun 1830, Kanjeng Raden Tumenggung Tjokronegoro I memikirkan cara memanggil warganya.
Muncul ide membuat bedug raksasa. Pembuatan bedug baru direncanakan pada tahun 1834.
Baca Juga: Ragam Kue dan Pastry Berbahan Kurma yang Populer di Timur Tengah
Bupati melakukan sayembara bedug. Lalu dipimpin mantunya, Patih Tjokrojoyo dibuatlah bedug raksasa.
Kerangka bedug menggunakan kayu jati utuh yang besar.
Pohon jatinya sudah berumur ratusan tahun dan memiliki lima cabang.
Ini juga asal nama bedug Pendowo. Namanya diambil dari tokoh pewayangan Pendowo Lima.
Baca Juga: 7 Tips Mengatur Keuangan Saat Lebaran agar Tidak Boncos
Artikel Terkait
Masjid Tertua di Jakarta, Umurnya Sudah Lebih dari 250 Tahun
Masjid Tjia Kang Ho, Didirikan Keturunan Tionghoa dan Bangunannya Sering Dikira Klenteng
Serasa di Turki dan India, Ini Deretan Masjid Unik di Indonesia
Dibangun 400 Tahun Lalu, Masjid Jami Baitul Muttaqin, Magelang, Dipercaya Dibangun Hanya dalam Satu Hari
Fakta Menarik Bedug, Ternyata Ada Peran Besar Laksamana Cheng Ho dalam Penyebarannya di Pulau Jawa
Bedug Tertua di Indonesia, Umurnya Lebih dari 200 Tahun