Awas Timbangan Naik! 5 Hidangan Lebaran yang Sebaiknya Dibatasi

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 10 Maret 2026 | 22:00 WIB
Ilustrasi - Daftar hidangan Lebaran yang wajib dihindari agar timbangan tak membengkak setelahnya. (Freepik/freepik)
Ilustrasi - Daftar hidangan Lebaran yang wajib dihindari agar timbangan tak membengkak setelahnya. (Freepik/freepik)

Kabar BUMN - Lebaran identik dengan beragam hidangan lezat yang menggoda selera.

Mulai dari opor ayam, rendang, hingga aneka kue kering, semuanya tersaji melimpah di meja makan.

Namun di balik kelezatannya, beberapa makanan khas Lebaran ternyata dapat memicu kenaikan berat badan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Tak sedikit orang yang menyadari timbangan mereka naik setelah perayaan Idulfitri.

Hal ini biasanya dipicu oleh konsumsi makanan tinggi kalori, lemak, dan gula yang sulit dihindari saat momen silaturahmi.

Karena itu, penting untuk mengetahui jenis makanan Lebaran yang sebaiknya dibatasi agar berat badan tetap terjaga.

Baca Juga: Panduan Shalat Idul Fitri: Bacaan Niat Imam, Makmum, dan Cara Melaksanakannya

1. Opor Ayam dengan Santan Kental

Opor ayam hampir selalu menjadi menu wajib saat Lebaran.

Hidangan ini memang lezat, tetapi penggunaan santan kental membuat kandungan lemaknya cukup tinggi.

Jika dikonsumsi berlebihan, santan dapat meningkatkan asupan kalori secara signifikan.

Untuk mengurangi risiko kenaikan berat badan, sebaiknya konsumsi opor ayam dalam porsi kecil dan imbangi dengan sayuran.

Baca Juga: Presale Lebaran Waterboom Jogja Dibuka, Main Air Hemat Sekaligus Gratis Museum Air

2. Rendang yang Tinggi Lemak

Rendang dikenal sebagai salah satu makanan terenak di dunia.

Namun proses memasaknya yang menggunakan santan dan dimasak lama membuat kandungan lemaknya cukup tinggi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini