Terdapat kemiripan gaya arsitekturnya dengan candi-candi peninggalan Majapahit lainnya.
Bangunan Candi Rimbi seluas 13,24 meter, lebar 9,10 meter, dan tinggi 12 meter.
Sayangnya candi sudah tidak utuh. Bagian atasnya seperti terbelah.
Baca Juga: Pantai Karang Nini Bukan Sekadar Indah, Ada Legenda Cinta yang Melekat Hingga Kini
Diduga dulu rusak karena letusan gunung berapi atau pun gempa.
Bangunan candi yang masih tersisa yaitu kaki candi yang bertingkat tiga, dinding candi di sisi utara.
Serta tangga yang menghubungkan permukaan tanah dengan ruang di dalam candi.
Baca Juga: 4 Donat yang Sedang Populer di Blok M, Seringnya Perlu Antre untuk Membelinya
Relief keagamaan
Candi Rimbi memiliki sejumlah arca dengan gaya Hindu.
Candi ini didedikasikan untuk Ratu Tribhuwana Wijayatunggadewi, ibu dari Hayam Wuruk.
Di tempat ini ditemukan arca Dewi Parwati yang sekarang disimpan di Museum Nasional dan Museum Trowulan.
Baca Juga: Aktivitas Sehari-hari yang Banyak Membakar Kalori, Bisa Turun Berat Badan Tanpa Olahraga
Arca ini dipercaya sebagai perwujutan Tribhuwana Wijayatunggadewi yang juga Ratu Majapahit.
Masyarakat setempat percaya Candi Rimbi merupakan makam Dewi Arimbi, istri Bima - ibu dari Gatot Kaca.
Artikel Terkait
5 Bukti Kejayaan Kerajaan Majapahit di Masa Lalu, Mulai dari Candi sampai Prasasti
Kuliner Khas Mojokerto, Beberapa Dipercaya Sudah Muncul Sejak Zaman Kerajaan Majapahit
Jelajah Keagungan Gunung Penanggungan, Gunung yang Dianggap Sakral Sejak Zaman Majapahit
Candi-candi Warisan Kerajaan Majapahit di Mojokerto, Ciri Utamanya Bata Merah yang Tersusun Kokoh
Jejak Masa Awal Majapahit di Tulungagung, Mengintip Keunikan Gua Selomangleng
Candi Lemah Duwur, Salah Satu Bukti Kejayaan Majapahit yang Masih Dianggap Mistis