Awalnya berkembang di Armenia kemudian menyebar ke Azerbaijan, Iran, Kazakhstan, Kyrgyzstan, dan Turki.
Lavash dibuat dari tepung gandum dan air yang diulenin dan dibentuk bola-bola.
Baca Juga: ari Hidden Gem hingga Ikon Wisata, Ini Rekomendasi Air Terjun Karanganyar yang Wajib Kamu Kunjungi
Setelah itu dipipihkan dan ditempelkan pada dinding panggangan keramik yang ditanam di bawah tanah.
Tiap negara punya nama yang berbeda-beda tapi adonan dasar sama, kadang ada sedikit penambahan bahan lain.
Misalnya di Turki disebut yufka yang ditambah minyak zaitun.
Atau di Kyrgyzstan dinamakan katama yang diberi isian bawang yang sudah dikaramelisasi.
Baca Juga: Wisata Tins Green Garden Foresttree Makin Seru, Kini Hadir Spot Edukasi Kandang Burung
Neapolitan pizza
Italia punya beragam jenis pizza berdasarnya wilayahnya.
Namun hanya neapolitan pizza yang masuk dalam warisan budaya tak benda UNESCO.
Proses pembuatan pizza jenis ini khusus dan detail.
Adonan pizza harus menggunakan tepung dengan kadar protein tertentu.
Baca Juga: Healing ke Garut! Ini Rekomendasi Tempat Wisata Alam yang Cocok untuk Santai
Lalu harus diuleni dengan tangan, menggunakan topping mozzarella di bufala.
Artikel Terkait
Selain Reog Ponorogo, Ini Budaya Indonesia yang Sudah Masuk dalam Daftar Warisan Budaya Tak Benda UNESCO
4 Candi di Asia Tenggara Ini Masuk Daftar Warisan Budaya Dunia yang Dilindungi oleh UNESCO
4 Taman Nasional Indonesia Ini Sudah Mendapat Pengakuan UNESCO
Eksplorasi Keindahan Nglanggeran, Desa Wisata di Yogyakarta yang Diakui UNESCO Global Geopark
4 Kota di Asia yang Masuk Daftar City of Gastronomy oleh UNESCO
4 Tempat Kuliner di Macau, Salah Satu Kota yang Dinobatkan City of Gastronomy oleh UNESCO