3 Alat Musik Tradisional Indonesia yang Mendapat Pengakuan dari UNESCO

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 30 Maret 2026 | 11:30 WIB
Seperangkat alat musik gamelan di Museum fur Volkerkunde, Hamburg, Jerman. (cmonmurcia.com)
Seperangkat alat musik gamelan di Museum fur Volkerkunde, Hamburg, Jerman. (cmonmurcia.com)

Kabar BUMN - UNESCO telah mengakui belasan kebudayaan Indonesia sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dunia.

Alat musik tradisional Indonesia salah satu unsur kebudayaaan yang diakui UNESCO.

Selain gamelan, terbaru UNESCO juga mengakui kolintang sebagai WBTB.

Sebelumnya ada salah satu alat tradisional Indonesia lainnya yang juga sudah diakui UNESCO.

Baca Juga: Ragam Makanan Probiotik Tradisional Indonesia, Tidak Kalah dari Yoghurt dan Kimchi

Gamelan
Alat musik tradisional Indonesia yang mendunia ini paling banyak diminati warga asing.

Musik gamelan bahkan pernah dimasukkan NASA sebagai bagian satelit Voyager I dan Voyager II pada tahun 1977.

Gamelan berasal dari Jawa Tengah, tapi juga dimainkan di Jawa Barat, Bali, Madura, dan Lombok.

Baca Juga: Beberapa Soft Skill Penting yang Harus Dimilliki Project Manager

Diperkirakan gamelan sudah muncul dan dimainkan sejak tahun 326 Saka atau 404 Masehi.

Bukti keberadaaanya tergambar di relief Candi Borobudur dan Prambanan.

Seperangkat alat gamelan terdiri atas gangsa, gender, bonang, gong, saron, dan slenthem.

Gamelan mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada 15 Desember 2021.

Baca Juga: 5 Wahana Seru Bukit Sekipan Tawangmangu, Lengkap dengan Harga Tiket Terbaru

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: guide.michelin.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini