Ragam Minuman Tradisional Kalimantan yang Dingin dan Menyegarkan

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 3 April 2026 | 18:30 WIB
Es ce hun tiau khas Pontianak namanya diambil dari dialek Hakka atau Hokkien yang artinya tepung hun kwe (tepung kacang ijo).   (Facebook/SAGO Ce Hun Tiau)
Es ce hun tiau khas Pontianak namanya diambil dari dialek Hakka atau Hokkien yang artinya tepung hun kwe (tepung kacang ijo). (Facebook/SAGO Ce Hun Tiau)

Kabar BUMN - Minuman dingin sering dicari orang sebagai pelepas dahaga terutama di hari yang panas.

Di Kalimantan, minuman dingin ini mungkin agak berbeda dengan daerah lain.

Sama menyegarkannya tetapi bisa dianggap bahan-bahannya agak unik dan khas Kalimantan.

Berikut beberapa di antaranya.

Baca Juga: Promo Hemat Kebun Binatang Surabaya April 2026, Banyak Wahana dan Paket Murah

Es ce hun tiau
Nama Ce Hun Tiau diambil dari dialek Hakka atau Hokkien yang artinya tepung hun kwe (tepung kacang ijo).

Minuman khas Pontianak ini kombinasi antara es kacang merah dan es cendol.

Isinya kacang merah manis, cincau hitam, jelly berwarna warni, cendol, ketan hitam, dan kue bongko.

Setelah itu diberi topping es serut, sirup gula merah, dan santan.

Baca Juga: Tips Bertahan Pada Pekerjaan yang Tidak Disukai Tetapi Masih Menjadi Sumber Pemasukan Satu-satunya

Es jeruk songkit menggunakan jeruk songkit atau disebut juga jeruk kasturi. (Instagram/@tokomamuti)

Es jeruk songkit
Selain jeruk pontianak, di Kalimantan Barat juga tumbuh subur jeruk songkit atau disebut juga jeruk kasturi.

Ini sejenis jeruk berukuran kecil dengan kulit yang tipis dan cita rasanya cenderung asam.

Cara membuat es jeruk songkit sama saja dengan es jeruk lainnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini