Kabar BUMN - Dulu penderita diabetes di Indonesia kebanyakan lansia, sekarang semakin muda, bahkan usia 20-an.
Salah satu akar utamanya konsumsi gula berlebihan, yang sekarang banyak berasal dari minuman manis.
Seperti minuman berkarbonasi, jus kalengan, juga minuman kopi dan teh yang dibeli jadi atau instan.
Berikut cara mengurangi konsumsi minuman manis guna menghindari terkena diabetes.
Baca Juga: Panduan Memiliki Bahasa Tubuh yang Meyakinkan Saat Presentasi atau Bertemu Klien
Kenali nama lain gula
Penting untuk membaca kandungan setiap minuman kemasan yang dibeli.
Setiap perusahan minuman punya nama kimia yang berbeda-beda untuk menamakan gula.
Seperti corn syrup, dextrose, fructose, sucrose, galactose, beet sugar, agave nectar/syrup.
Kemudian barley malt, blackstrap molasses, dan brown rice syrup.
Baca Juga: Ciwidey Punya Hot Spring Baru, Estetiknya Bikin Betah Berendam Lama
Tambah konsumsi air putih
Air putih baik bagi kesehatan jika diminum minimal 2 liter per hari untuk orang dewasa.
Bila kemudian suka minum teh dan kopi kekinian, perbanyak lagi jumlah air putihnya.
Dari setiap satu cup minuman kekinian, imbangi dengan satu gelas air putih.
Sebaiknya bawa tumbler air putih kalau sedang minum di luar atau pesan sebotol air mineral.
Artikel Terkait
Tips Menjaga Gula Darah Tetap Stabil Selama Puasa bagi Penderita Diabetes
6 Menu Takjil Sehat untuk Penderita Diabetes, Manis tapi Tetap Aman
Waspadai Gejala Awal Diabetes Tipe 1 pada Anak, Jangan Sampai Terlambat!
Ngemil Tanpa Takut Gula Naik! Ini 3 Camilan Aman untuk Penderita Diabetes
Tips Liburan Aman bagi Penderita Diabetes Agar Gula Darah Tetap Terkontrol