Data yang Wajib Diisi
Digital e-Arrival Card dirancang untuk mengumpulkan informasi penting terkait identitas dan perjalanan pelaku perjalanan.
Data ini membantu proses verifikasi sekaligus mempercepat pemeriksaan di bandara.
Baca Juga: The Meru Sanur Raih Dua Penghargaan Bergengsi, Bukti Keramahtamahan Indonesia Diakui Dunia
Beberapa informasi yang harus kamu siapkan saat mengisi formulir meliputi:
- Nama lengkap
- Kewarganegaraan
- Nomor paspor, tanggal penerbitan, dan masa berlaku
- Nomor telepon serta alamat e-mail
- Rincian penerbangan
- Tujuan kunjungan
Seluruh data tersebut digunakan oleh otoritas imigrasi untuk mempercepat proses pemeriksaan saat kamu tiba di India.
Baca Juga: Jangan Salah Jam, Ini Info Penting Sebelum Main ke Dufan Bulan April 2026
Bukan Pengganti Visa
Meski bersifat wajib, Digital e-Arrival Card bukan pengganti visa masuk India. Dokumen ini hanya berfungsi sebagai alat pengumpulan data dan keamanan tambahan bagi otoritas imigrasi. Warga negara India sendiri tidak diwajibkan mengisi formulir ini.
Dengan sistem digital ini, pelaku perjalanan diharapkan bisa melalui proses kedatangan dengan lebih cepat. Selain itu, antrean di bandara juga diharapkan berkurang karena pemeriksaan sudah dilakukan sebagian sebelum kedatangan.
Baca Juga: BNI Gencarkan Edukasi Anti-Phishing Lewat Panduan PERIKSA, Lindungi Nasabah Korporasi
Penggantian Formulir Kertas Sepenuhnya
Sebelumnya, sistem Digital e-Arrival Card telah diperkenalkan sejak Oktober 2025. Pada masa transisi, pemerintah India masih memperbolehkan penggunaan formulir kertas dan digital secara bersamaan.
Namun mulai April 2026, formulir kertas resmi dihapus dan digantikan sepenuhnya oleh sistem digital. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah India dalam mendorong digitalisasi layanan publik, khususnya di sektor keimigrasian.
Baca Juga: Perjuangan Nasabah PNM Mekaar di Manado: Kisah Anastasya Menapaki Harapan Demi Keluarga
Dengan penerapan sistem baru ini, India menargetkan proses masuk negara menjadi lebih efisien. Selain mempercepat layanan, kebijakan ini juga diharapkan meningkatkan kenyamanan wisatawan internasional yang berkunjung ke India. ***
Artikel Terkait
Sejarah Perkampungan Arab Tertua di Jakarta, Pekojan, Dulu Hanya Ditinggali Pedagang Yaman Selatan dan Muslim India
Panduan Menghindari Masalah Pencernaan Saat Wisata Kuliner di India
Kuliner Khas India di Pagaruyung, Medan, Rasanya Sudah Lebih Menyesuaikan dengan Lidah Lokal
Dulu Dinamai Kampung Keling, Sekarang Menjadi Kampung Madras, Ini Little India di Medan
Serasa di Turki dan India, Ini Deretan Masjid Unik di Indonesia