Fakta Menarik Karaage, Diadopsi dari Kuliner Tiongkok, Diubah Sedikit, dan Mendunia Sebagai Kuliner Jepang

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 19 April 2026 | 15:30 WIB
Karaage dibuat dari ayam tanpa tulang yang dipotong-potong kecil dan digoreng tepung. (Pexels/Nonik Yench)
Karaage dibuat dari ayam tanpa tulang yang dipotong-potong kecil dan digoreng tepung. (Pexels/Nonik Yench)

Berubah jadi chicken karaage
Karaage dengan bahan dasar ayam baru dimulai pada Era Meiji.

Pada saat itu ayam mulai diperkenalkan pada masyarakat Jepang sebagai salah satu sumber protein.

Dulunya kuliner Jepang lebih didominasi boga bahari saja.

Baca Juga: Festival Danau Sentani 2026 Siap Digelar Agustus, Strategi Baru Bidik Wisatawan Internasional

Keunikan karaage, ini bisa jadi camilan bersama minuman dingin atau untuk lauk makan.

Perkembangan chicken karaage semakin meluas setelah Perang Dunia II.

Pertama kali jadi populer di kota Usa dan Nakatsu, Prefektur Oita.

Baca Juga: Selain Sourdough Bread, Ini Jenis Roti Sehat Lainnya yang Dianggap Baik untuk Menu Sarapan

Pada masa itu diadakan Karaage Festival di mana ada sekitar 60 toko mengkreasikan menu karaage.

Dari prefektur Oita, popularitasnya menyebar ke seluruh Jepang.

Saat ini nyaris setiap rumah makan, termasuk kedai ramen dan sushi menyediakan menu karaage.

Baca Juga: 8 Tips Liburan Aman dan Nyaman di Tengah Cuaca Panas Ekstrem

Chicken karaage semakin populer sejak tersedia di konbini. (tokyotreat.com)

Menu andalan konbini
Meskipun chicken karaage yang paling populer tapi bahan lain pun bisa digunakan.

Setiap prefektur di Jepang punya olahan karaage yang berbeda-beda.

Misalnya di Nagayo, karaagenya terbuat dari sayap ayam yang diberi taburan biji wijen.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: byfood.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini