Berubah jadi chicken karaage
Karaage dengan bahan dasar ayam baru dimulai pada Era Meiji.
Pada saat itu ayam mulai diperkenalkan pada masyarakat Jepang sebagai salah satu sumber protein.
Dulunya kuliner Jepang lebih didominasi boga bahari saja.
Baca Juga: Festival Danau Sentani 2026 Siap Digelar Agustus, Strategi Baru Bidik Wisatawan Internasional
Keunikan karaage, ini bisa jadi camilan bersama minuman dingin atau untuk lauk makan.
Perkembangan chicken karaage semakin meluas setelah Perang Dunia II.
Pertama kali jadi populer di kota Usa dan Nakatsu, Prefektur Oita.
Baca Juga: Selain Sourdough Bread, Ini Jenis Roti Sehat Lainnya yang Dianggap Baik untuk Menu Sarapan
Pada masa itu diadakan Karaage Festival di mana ada sekitar 60 toko mengkreasikan menu karaage.
Dari prefektur Oita, popularitasnya menyebar ke seluruh Jepang.
Saat ini nyaris setiap rumah makan, termasuk kedai ramen dan sushi menyediakan menu karaage.
Baca Juga: 8 Tips Liburan Aman dan Nyaman di Tengah Cuaca Panas Ekstrem
Menu andalan konbini
Meskipun chicken karaage yang paling populer tapi bahan lain pun bisa digunakan.
Setiap prefektur di Jepang punya olahan karaage yang berbeda-beda.
Misalnya di Nagayo, karaagenya terbuat dari sayap ayam yang diberi taburan biji wijen.
Artikel Terkait
5 Jenis Rasa KitKat yang Paling Unik dan Cuma Diproduksi di Jepang
Daftar Minuman Ringan yang Mudah Ditemukan di Supermarket dan Konbini di Jepang
Jajanan Tradisional Jepang yang Bisa Ditemukan di Asakusa, Tokyo
4 Brand Burger Jepang yang Terkenal, Kuliner Internasional dengan Sentuhan Rasa Lokal
Convenience Store di Jepang dengan Minuman Kopi Terlezat, Disajikan Panas atau pun Dingin
Ragam Salad Jepang, Pelengkap Makanan yang Menyehatkan, Salah Satunya Diadopsi dari Barat