Tapai singkong bisa dinikmati begitu saja atau diolah menjadi gorengan atau colenak.
Baca Juga: Songgoriti Hot Springs, Pemandian Air Panas yang Dulu Lokasi Para Mpu Mencuci Pusaka Suci
Tapai ketan
Tapai ketan terbuat dari beras ketan putih atau beras ketan hitam yang diberi ragi.
Biasanya tapai ketan dibungkus daun pisang dan dibiarkan selama 2-3 hari.
Setelah itu teksturnya akan menjadi lembut dan berair. Rasanya manis dan asam.
Selain dimakan begitu saja, tapai ketan biasa diolah untuk minuman atau dimakan dengan ketan uli.
Baca Juga: 5 Langkah Mengatasi Stres Setelah Terkena PHK dan Menganggur
Dadiah
Makanan probiotik dari Sumatra Barat ini sering disebut yoghurt Minang.
Daerah yang terkenal dengan dadiahnya kawasan segitiga Agam, Tanah Datar dan Lima Puluah Koto.
Dadiah terbut dari susu kerbau yang difermentasi dalam batang bambu. Prosesnya sekitar 24-48 jam.
Tekstur susu kemudian akan mengental dan berwarna putih kekuningan.
Brem
Brem khas Madiun, Jawa Timur. Dibuat dari sari tapai ketan putih yang dicetak dalam wadah.
Proses pembuatan brem cukup lama karena beras ketan putih harus difermentasi selama seminggu.
Bentuknya panjang seperti balok dan berwarna kekuningan. Cita rasanya asam dan manis.
Artikel Terkait
Probiotik, Bakteri Baik untuk Tubuh yang Penting Diasup Setiap Hari
Pentingnya Probiotik Setiap Hari Untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan dan Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Japfa Food dan Garuda Indonesia Hadirkan Olagud, Hidangan Ayam Probiotik dalam In-flight Meal