Desain pintunya berbentuk kupu-kupu tarung. Satu sisi terbuat dari kayu dan sisi yang lain dari kaca.
Baca Juga: Liburan Keluarga di Puncak: Serunya Nicole’s River Park dengan Konsep Dunia Mini
Cermin kesederhanaan
Meskipun berasal dari keluarga ningrat tetapi hidup Radjiman sangat sederhana.
Ini tercermin dari barang-barang yang ada di dalam rumah.
Di tempat ini bisa dilihat sejumlah alat rumah tangga seperti kursi, meja, piring gelas dan sejumlah foto-foto koleksi lama.
Baca Juga: 15 Ucapan Idul Adha 2026 yang Singkat, Menyentuh, dan Penuh Doa
Di kamar tidur, terdapat ranjang Radjiman dulu. Bentuknya masih asli tetapi sudah dicat ulang.
Di sampingnya ruang kecil yang menyimpan tiga tombak pusaka yang diberi nama Kyai Pleret, Kyai Slamet, dan Pulanggenni.
Di samping kanan rumah ada garasi. Dulunya tempat menyimpan mobilnya, Cadillac.
Saat ini garasi menyimpan replika kereta kuda.
Baca Juga: Airnya Bukan Editan, Danau Ini Memang Biru di Tengah Hutan Lombok
Zaman dulu ia sering menggunakan kereta kuda untuk memantau sawah atau berjalan-jalan di sekitaran Walikukun.
Sementara di samping kiri rumah berdiri lumbung padi yang sudah berfungsi sebagai pusat informasi.
Pengunjung yang datang diminta untuk mengisi buku tamu.
Di pusat informasi ini ada sejumlah poster dan infografis soal kehidupan Radjiman.***
Artikel Terkait
Fakta Unik Seputar Hotel Majapahit Surabaya, Saksi Bisu Perjuangan Pemuda Pahlawan di 10 November 1945
Museum yang Dibangun untuk Mengenang Perjuangan Pahlawan Nasional
Makanan Kesukaan Pahlawan Nasional Indonesia, Kuliner Tradisional yang Masih Bisa Ditemukan Sekarang
Napak Tilas ke Penjara yang Pernah Jadi Tempat Penahanan Pahlawan Nasional
3 Rumah Pahlawan Wanita Indonesia yang Terus Dipertahankan Sebagai Museum