Baca Juga: Turun Ratusan Anak Tangga, Hadiahnya Pantai Cantik yang Masih Sepi di Bali
Penyu
Dulu cangkang atau kulit penyu dan kura-kura sering dijadikan hiasan rumah dan perhiasan seperti gelang, cincin atau anting-anting.
Proses pengambilan cangkang menyebabkan penyu mati.
Adapun penyu salah satu spesies yang langka dan terancam punah. Karenanya dilindung.
Di Indonesia dan Vietnam, produk dari penyu sudah dilarang tetapi masih ada yang melakukan praktek jual beli.
Baca Juga: Libur Sekolah di Jakarta, Ini 7 Taman Bermain yang Tawarkan Pengalaman Seru dan Edukatif
Kerang dan batu koral
Ketika sedang berlibur di daerah pantai, pasti mudah menemukan penjual aksesori dari kerang dan batu koral.
Ada sejumlah kerang dan batu koral yang dilarang untuk diperjualbelikan karena jumlahnya semakin langka dan terbatas.
Bahkan ketika sedang bermain dan menemukan karang di pantai, jangan sembarangan diambil.
Thailand, Filipina, dan Bali sudah menerapkan pelarangan mengambil kerang dan coral tertentu secara sembarangan.
Baca Juga: Bunga Matahari Raksasa dan Sayap Malaikat Hadir di Prambanan, Sudah Foto di Sini?
Snake wine
Snake wine adalah wine yang diisi dengan ular dan dipercaya sebagai obat kuat.
Ini termasuk souvenir ilegal karena untuk membuatnya ular yang masih hidup dimasukkan dalam stoples dan direndam alkohol.
Saat dipajang juga berbahaya karena ada kemungkinan ular masih hidup dan menyerang pembeli.
Belum lagi risiko parasit dan kuman di dalam rendaman alkohol.***
Artikel Terkait
7 Tempat Wisata di Arab Saudi, Tempat Belanja Dengan Berbagai Souvenir pun Tersedia
Souvenir Khas Jepang yang Lebih Otentik Jika Dibeli di Tokyo
Hati-hati Kesal Sendiri, Barang-barang Ini Sebaiknya Tidak Perlu Dibeli untuk Oleh-oleh atau Souvenir
Tips Belanja Oleh-Oleh Saat Liburan ke Luar Negeri, Biar Nggak Boncos!
Agar Liburan ke Luar Negeri Tetap Aman, Simak Tips Mengamankan Barang Berharga dari Risiko Kemalingan