Untuk bisa mengukur secara akurat dilakukan dengan CT scan dan MRI. Namun, untuk hitungan sederhana bisa diukur dengan menggunakan timbangan model body composit.
Baca Juga: 10 Kebiasaan Buruk Pemicu Penyakit Jantung
Timbangan ini menunjukkan dengan jelas jumlah otot dan lemak seseorang.
Cek berapa lemak tubuh Anda lalu dikalikan dengan 10%. Itulah jumlah visceral fat seseorang.
Lantas berapakah visceral fat yang normal? Skala visceral fat yang normal berada pada angka 1-12. Bila sudah melewati 13 dianggap berlebih.
Baca Juga: 8 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Penderita Diabetes
Kelebihan kalori
kelebihan kalori jadi salah satu penyebab visceral fat. Kalori umumnya berasal dari makanan yang mengandung gula dan karbohidrat tinggi.
Gula ini tidak hanya dari makanan manis lho, tetapi juga dari makanan bertepung seperti pasta, roti, cookies. Sumber gula yang lain adalah makanan kemasan dan junk food, misalnya ayam goreng atau nugget.
Sayangnya, konsumsi makanan tinggi kalori ini tidak dibarengi gerak tubuh yang membakar kalori. Akibatnya kalori tertimbun dalam tubuh dan membuat perut jadi buncit.
Baca Juga: Tidak Sempat Olahraga? 5 Aktivitas Sehari-hari Ini Juga Bisa Membakar Kalori
Olahraga kardio
Cara paling cepat untuk mengurangi perut buncit adalah dengan membakar lemak yang tertimbun di situ.
Lakukan olah raga kardio karena bisa membakar kalori dengan cepat. Antara lain, jalan kaki, jogging, bersepeda dan berenang.
Usahakan olahraga kardio paling tidak 30-60 menit sehari atau seminggu tiga kali. Bila belum terbiasa lakukan secara perlahan, dimulai dengan 30 menit lalu terus bertambah sampai 60 menit.***