Jadi tempat wisata
Walaupun masih beroperasi, pada perkembangannya PG Madukismo juga jadi tempat wisata.
Bentuk bangunannya yang bergaya industrialis sangat cantik dan instagramable.
Pabrik gula ini mulai dibuka untuk wisata dan umum sejak tanggal 17 April 1993.
Dibukanya tempat ini sebagai lokasi wisata untuk memberikan edukasi bagi pengunjung.
Utamanya tentang proses pembuatan gula mulai dari tebu sampai menjadi gula kristal.
Baca Juga: Bisa Sampai dengan Jalan Kaki, Ini 5 Rekomendasi Tempat Wisata Dekat Stasiun Yogyakarta
Pengunjung juga bisa belajar soal pembuatan alkohol jenis spiritus.
Uniknya, PG Madukismo salah satu pabrik yang mempertahankan transportasi rel berbasis decauville.
Yakni jenis kereta lori dengan sistem rel yang dibuat Paul decauville dari Prancis.
Di musim giling tebu, kereta lori ini sering jadi tontonan masyarakat.
Yang tidak kalah menarik, pengunjung juga bisa menggunakan kereta lori atau kereta pengangkut tebu tersebut.
Tradisi Cembengan
PG Madukismo juga masih mempertahankan tradisi lama yaitu tradisi cembengan.
Baca Juga: Dijuluki Bali of Java, Pantai di Gunungkidul, Yogyakarta Ini Punya Suasana Seperti di Pulau Dewata