ragam

Satu Lagi Kelebihan Desa Penglipuran di Bali Sehingga Wajib Dikunjungi, Desa Terbersih Ketiga di Dunia

Senin, 23 Oktober 2023 | 07:00 WIB
Suasana di Desa Penglipuran, Bangi, Bali, yang ternyata sudah berusia lebih dari 700 tahun. (Bali Getaway Indonesia via instiki.ac.id)

Kabar BUMN - Untuk orang yang baru kali pertama ke Bali, Desa Penglipuran umumnya jadi destinasi yang direkomendasikan.

Saat dilaksanakannya KTT G20 di Bali pada November 2022 lalu, para tokoh dari negara G20 pun sempat mendatangi Desa Penglipuran.

Desa Penglipuran dirancang sebagai desa wisata, di mana turis bisa menginap dan membaur dengan masyarakat setempat.

Baca Juga: Di Sini-sini Ini Tempatnya Liburan dengan Konsep Cinta Alam dan Lingkungan

Desa Penglipuran termasuk salah satu desa adat di Indonesia. Dipercaya desa ini sudah ada sejak 700 tahun lalu.

Lokasinya di Kabupaten Bangli, Bali. Jaraknya sekitar 45 kilometer dari Denpasar.

Akses ke sana cukup mudah karena berada di jalur utama Bangli dan Kintamani.

Baca Juga: Cari Destinasi Liburan Anti Main-Stream di Bali? Kunjungi 5 Desa Wisata Ini, Bakal Jadi Momen Tak Terlupakan

Desa ini luasnya sekitar 112 hektar dan berada pada ketinggian sekitar 700 mdpl.

Warga Desa Penglipuran berasal dari Desa Bayung Gede.

Pada masa kerajaan Bangli, penduduk Desa Bayung Gede dipercaya Raja Bangli untuk melakukan kegiatan keagamaan.

Baca Juga: Kemegahan dan Keagungan Pura di Bali Tak Pernah Lekang oleh Zaman Meskipun Ada yang Didirikan Sejak Abad 8

Karena seringnya berpartisipasi, pada akhirnya 7 orang warga desa Bayung Gede diminta pindah ke desa dekat istana.

Jadilah mereka membuat pemukiman dan akhirnya berkembang menjadi Desa Penglipuran ini.

Saat kali pertama berdiri, Desa Penglipuran disebut dengan Kubu Bayung.

Halaman:

Tags

Terkini