ragam

Kenapa Sebagian Orang Menyebut Jatinegara dengan Nama Mester? Ini Sejarah dan Rekomendasi Wisata di Kawasan Bersejarah Tersebut

Jumat, 1 Desember 2023 | 13:30 WIB
Stasiun Jatinegara, bangunan asli stasiun masih terus dipertahankan sampai sekarang. (id.wikipedia.org/Herry Z)

Dulunya Pasar Jatinegara bernama Pasar Kamis karena hanya berjualan pada hari Kamis.

Baca Juga: Sejarah Pasar-Pasar di Jakarta yang Berumur Lebih dari 200 Tahun, Pasar Tanah Abang Dulu Bernama Pasar Sabtu

Plang di di depan Pasar Jatinegara masih ada tulisan Mester. (id.wikipedia.org)

Pada zaman kolonial Belanda pasar ini dinamakan sebagai Mester Passer.

Sampai sekarang nama tersebut pun masih ditulis pada plang yang terdapat di depan Pasar Jatinegara.

Selain menjual banyak kebutuhan sehari-hari, di tempat ini Anda bisa menemukan banyak barang-barang secondhand yang menarik.

Baca Juga: Pasar-pasar Tradisional Unik di Indonesia, Belanja Ke Sini Dapat Pengalaman Tersendiri

Taman Benyamin Sueb
Walau terbilang baru diresmikan sebagai Taman Benyamin Sueb, bangunan ini sudah lama berdiri.

Dulunya Gedung Kodin 05/05 Jatinegara, yang pernah jadi tempat tinggal pangreh praja pada pertengahan abad ke-19.

Setelah lama terbengkalai akhirnya diubah jadi Taman Benyamin Sueb.

Baca Juga: Kawasan Dukuh Atas Jakarta Setelah Dipercantik, Jadi Tempat Nongkrong Kekinian

Tempat ini diubah menjadi pusat kebudayaan Betawi sekaligus menyimpan koleksi barang milik seniman Betawi, Benyamin Sueb.

Lokasinya di seberang Stasiun Kereta Api Jatinegara. Tepatnya di jalan Jatinegara Timur, Jatinegara, Jakarta Timur.

Buka dari Selasa sampai Minggu dari jam 09.00 – 15.00 WIB Tiket masuk gratis. 

Baca Juga: Rekomendasi Aktivitas Menantang di Jakarta, Memicu Adrenalin dan Anti Bosan

Gereja Koinonia (infojakartakita.blogspot.com)

Halaman:

Tags

Terkini