Sementara di sisi kanan klenteng dilengkapi dengan panggung wayang potehi.
Klenteng Kim Hin Kiong beralamat di jalan Dr Setia Budi gang Klenteng no 56, Pulopancikan, Gresik.
Baca Juga: Sejarah Kue Keranjang yang Selalu Hadir di Perayaan Tahun Baru Imlek
2. Klenteng Hong Tiek Hian
Klenteng Hong Tiek Hian dikenal juga dengan nama klenteng Dukuh karena lokasinya di jalan Dukuh.
Konon klenteng ini dibangun pasukan Tar-Tar di zaman Khu Bilai Khan, saat kerajaan Mataram berdiri, sekitar abad 12.
Ada pula yang mengatakan klenteng yang sudah jadi cagar budaya ini dibangun pada abad 17.
Baca Juga: Jelang Hari Raya Imlek, Waktunya Jalan-jalan ke Kota dengan Kawasan Pecinan yang Unik di Indonesia
Pastinya klenteng Hong Tiek Hian banyak didatangi turis karena memiliki bentuk yang unik.
Klenteng terdiri dari dua bangunan utama yang dipisahkan gang. Di dekatnya ada jembatan yang dijaga dua naga.
Pada satu bangunan terdapat altar Macko dan Kong Co. Di bangunan lain altar untuk Buddha dan Dewi kwan Im.
Lokasinya di jalan Dukuh no 23, Kelurahan Nyamplungan, Pabean Cantikan, Surabaya.
Baca Juga: Sambut Libur Imlek, Citilink Hadirkan Promo Angpau, Ada Diskon Tiket hingga Rp500.000
3. Klenteng Talang
Klenteng Talang atau Khong Cu Bio awalnya tempat persinggahan orang Tiongkok, termasuk utusan Dinasti Ming di Cirebon.
Lokasi klenteng ini dekat dengan pelabuhan. Diperkirakan klenteng ini didirikan pada tahun 1450.
Nama Khong Cu Bio berasal dari bahasa Kanton. Artinya tuan besar.