ragam

Selalu Muncul Saat Perayaan Imlek, Ketahui Makna dan Sejarah Pertunjukan Barongsai

Kamis, 1 Februari 2024 | 19:30 WIB
8 Fakta Menarik Perayaan Tahun Baru Imlek

Dilansir dari beberapa sumber, Barongsai rupanya sudah sering ditampilkan dalam acara-acara keagamaan dan perayaan sejak Dinasti Han (206 SM - 220 M).

Baca Juga: Jasa Marga Didapuk Sebagai Living Legend Company in Encouraging Toll Road Connectivity to Increase Revenue Performance

Namun menurut Irwan Abdullah, guru besar Antropologi Universitas Gadjah Mada, dalam Agama dan Kearifan Lokal dalam Tantangan Global menyebut Barongsai berakar dari masa Dinasti Chin sekira abad ke-3 SM.

Barongsai kemudian menjadi tradisi yang populer pada zaman Dinasti Nan-Bei, sekira 420-589 Masehi.

Tradisi ini dibawa ke Indonesia seiring migrasi besar-besaran dari China sekira abad ke-17.

Ilustrasi. Setelah berpuluh-puluh tahun dilarang, baru di tahun 2000 pertunjukan barongsai dan pemasangan lampion di tahun baru Imlek bebas dilakukan. (Pexels/Nam Le)

Barongsai biasanya memiliki warna-warna yang mencolok, berikut makna setiap warna dari Barongsai.

  • Merah

Melambangkan keberanian besar yang ditampilkan dengan tarian akrobatik yang sulit.

Baca Juga: Produk UMKM Binaan PLN Dijual di Vending Machine Bandara Soetta berkat Kolaborasi Antar BUMN

  • Putih

Melambangkan kesucian dan umur paling tua.

Dengan begitu, barongsai berwarna putih bermakna umur panjang dan kesempatan memperoleh kesehatan di tahun baru.

  • Emas

Kegembiraan menjadi makna yang disampaikan. Kehadirannya membuat semua orang bersuka cita menghadapi tahun baru Imlek.

Baca Juga: Konsorsium ALPHA Tandatangani MoU Perencanaan dan Pengembangan Sistem Komunikasi Kabel Laut Internasional dengan Kecepatan hingga 18 Tbps

  • Hitam

Barongsai hitam menggambarkan usia yang paling muda dan ditampilkan dalam gerakan lincah yang bermakna keingintahuan tinggi.

Selain itu, warna hitam bermakna kesuburan dan harapan bagi generasi muda supaya hidup lebih baik.

Halaman:

Tags

Terkini