ragam

4 Pasar Tradisional Tertua di Indonesia, Usianya Jauh Lebih Tua dari Usia Kemerdekaan Indonesia

Jumat, 1 Maret 2024 | 07:00 WIB
Pasar Tanah Abang di awal keberadaannya. (historia.id)

Kabar BUMN - Sampai dengan sekarang paling tidak ada sekitar 16.235 pasar tradisional di seluruh Indonesia.

Dari jumlah tersebut, tidak sedikit pasar tradisional ini yang telah berumur ratusan tahun.

Ada sejumlah pasar tradisional yang sudah direvitalisasi, tetapi lebih banyak yang masih dengan bangunan pertamanya.

Inilah sejumlah pasar tradisional berusia tua yang masih bertahan hingga sekarang.

Baca Juga: Pasar-pasar Tradisional Unik di Indonesia, Belanja Ke Sini Dapat Pengalaman Tersendiri

1. Pasar Tanah Abang
Pasar Tanah Abang sudah dikenal sebagai salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara.

Pasar ini dibangun pada 30 Agustus 1735 oleh Justinus Vinck dan sejak awal ditujukan sebagai pasar barang tekstil.

Berbeda dengan sekarang, waktu pertama berdiri pasar Tanah Abang hanya buka di hari Sabtu dan Rabu.

Baca Juga: Sejarah Pasar-Pasar di Jakarta yang Berumur Lebih dari 200 Tahun, Pasar Tanah Abang Dulu Bernama Pasar Sabtu

Nama Tanah Abang dipilih karena bukit di sekitar lokasi pasar berwarna merah atau abang dalam bahasa Jawa.

Awalnya pasar ini hanya terdiri atas bambu dan atap rumbia dari 229 papan dan 139 petak bambu.

Awal abad 19 diperbaiki sedikit, lalu pada 1926 bangunannya dibentuk menjadi bangunan tembok dengan tiga los panjang.

Baca Juga: Generasi Boleh Berganti, Pasar Baru Tetap di Hati. Ini Rekomendasi Wisata di Tempat Belanja dan Gaul Tertua di Jakarta Itu

2. Pasar Terapung Muara Kuin

Halaman:

Tags

Terkini