Baca Juga: KAI Sudah Buka Pemesanan Tiket KA Tambahan Lebaran Tahap Kedua, Kali Ini Kembali Sediakan 24 KA
Kain tapis ini dibuat dari tenun benang kapas yang bermotif atau hiasan sugi, benang perak atau benang emas yang dibuat dengan sistem sulam.
Kain tapis ini biasanya digunakan sebagai penutup tubuh bagian bawah di pakaian tradisional khas Lampung.
Sebenarnya ada banyak fungsi dari kain tapis, dan biasa digunakan untuk beberapa hal penting.
- Dikenakan kaum wanita saat acara-acara adat
- Dikenakan oleh penari
- Sebagai mas kawin pada upacara perkawinan
- Sebagai hadiah pada upacara perkawinan maupun khitanan
- Penutup atau pembungkus makanan
- Alas kepala dan alas tempat duduk dalam berbagai upacara adat
- Sapu tangan pengantin wanita dan penutup punggung mempelai
Biasanya kain tapis menggunakan motif alam sepertu flora dan fauna yang disulam dengan benang emas dan perak.
Meski demikian, terkadang kain tapis diberi hiasan aplikasi dengan bahan lain seperti kaca, moci (payet), uang logam dan sebagainya.
Proses pembuatan kain tapis tradisional terbilang rumit dan harus dikerjakan secara manual, sehingga pengerjaannya dapat memakan waktu berminggu-minggu.
Hal ini membuat kain tapis memiliki harga yang relatif mahal.