ragam

5 Tradisi Ramadan di Bali, Mulai Dari Makan Bersama-Sama Sampai Berbagi Makanan

Selasa, 26 Maret 2024 | 13:00 WIB
Tradisi megibung atau berbuka puasa bersama oleh masyarakat Desa Kepaon, Denpasar. (indonesia.travel)

Mereka terus menetap di Bali dan mengabungkan antara tradisi mereka dengan tradisi masyarakat Bali.

Baca Juga: Private Beach Gratis di Bali, Pantai Nunggalan Tawarkan Pemandangan Bak Surga Tersembunyi di Balik Tebing

Mengenal “Ngejot”, Tradisi Lebaran di Bali yang Sarat Makna

4. Ngejot
Tradisi ngejot dilakukan penduduk desa Pegayaman, Buleleng.

Ngejot adalah tradisi membagikan makanan, kue, dan buah-buahan pada teman dan kerabat yang tinggal di dekat mereka.

Baca Juga: Eksotisme Pantai Geger Bali, Suasana yang Tenang dan Kebersihan Pantai Jadi Daya Tarik Utama

Pemberian dilakukan kepada orang tanpa memandang agamanya.

Ngejot sering dilakukan menjelang beberapa hari sebelum Idul Fitri atau di hari raya tersebut.

Biasanya masyarakat Hindu menerima makanan saat ngejot akan membalasnya pada hari raya Galungan.

Baca Juga: Jelajahi Kekayaan Budaya Bali, 4 Destinasi Wisata yang Bisa Dikunjungi Saat Liburan ke Pulau Dewata

5. Pasar Takjil
Berburu takjil berbuka juga dilakukan masyarakat di Desa Wanasari, Denpasar.

Menjelang berbuka, pasar yang sore hari biasanya sepi berubah jadi areal jualan taljil.

Lokasi pasar takjil ini ada di jalan A. Yani, Wanasari.

Baca Juga: Keindahan Bawah Laut di Pantai Amed Bali, Surganya Para Pecinta Snorkeling

Sejumlah menu tradisional berbuka pun digelar.

Halaman:

Tags

Terkini