ragam

4 Tradisi Perayaan Idul Adha di Berbagai Daerah di Indonesia yang Unik dan Sarat Makna

Rabu, 12 Juni 2024 | 08:30 WIB
Orang yang memperebutkan hasil bumi di tradisi Grebeg Gunungan (himmahonline.id)

Kabar BUMN - Bagi masyarakat Indonesia, kemeriahan hari raya Idul Adha tidak kalah dengan hari raya Idul Fitri.

Kegiatan utama di hari raya Idul Adha ini memotong kurban untuk diberikan kepada orang kurang mampu.

Selain itu, beberapa daerah di Indonesia punya tradisi yang dilakukan di hari raya Idul Adha. Unik dan penuh makna.

Baca Juga: 5 Menu Masakan Nusantara Berbahan Daging Kambing yang Bisa Menjadi Inspirasi Memanfaatkan Daging Kurban Idul Adha

1. Apitan
Di Semarang, masyarakat setempat akan gelar tradisi apitan pada hari raya Idul Adha.

Apitan merupakan tradisi yang dilakukan untuk mengucapkan syukur.

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan doa. Setelah itu, hasil pertanian dan ternak dibuat menjadi gunungan.

Baca Juga: BSI Himbau Selalu Cek Segala Informasi di Kanal Resmi, Rawan Penipuan Jelang Idul Adha

Gunungan itu diarak keliling kota agar masyarakat bisa mengambil hasil pertanian tersebut.

Konon tradisi apitan sudah dilakukan sejak zaman Wali Songo.

Para wali menggunakan momen Idul Adha sebagai cara untuk mengucap syukur atas hasil panen.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Tambah 11.4 Juta Tabung LPG 3 Kg untuk Idul Adha

2. Manten sapi
Di hari raya Idul Adha, masyarakat Pasuruan, Jawa Timur, akan mengadakan tradisi manten sapi.

Tujuan tradisi ini untuk memberikan penghormatan pada hewan kurban sebelum disembelih.

Sapi dan kambing kurban didandani cantik. Dikalungi bunga, dibalut kain kafan, sorban, dan sajadah.

Baca Juga: Kenali Ciri-Ciri Sapi dan Kambing yang Sehat Agar Tidak Salah Pilih Hewan Kurban untuk Idul Adha

Setelah itu, hewan yang sudah didandani itu diarak menuju masjid tempatnya akan disembelih.

Ada satu keunikan lain dari perayaan manten sapi.

Halaman:

Tags

Terkini