ragam

Kuliner Dieng, Unik Karena Beberapa Menggunakan Bahan Lokal yang Sulit Ditemukan di Daerah Lain

Senin, 22 Juli 2024 | 11:30 WIB
Mie ongklok khas Wonosobo, Dieng, biasa dimakan dengan sate sapi atau tempe kemul. (phinemo.com)

Kabar BUMN - Tidak hanya alamnya, Dieng juga punya kuliner yang unik khas dataran tinggi yang dingin tersebut.

Kuliner Dieng punya cita rasa otentik dengan penggunaan bahan-bahan lokal khas daerah tersebut.

Beberapa dari kuliner Dieng ini masih sulit dicari di daerah lain.

Baca Juga: Bukan Hujan, Ini Embun Upas di Bulan Juni, Fenomena Unik yang Bisa Ditemukan di Dataran Tinggi Dieng

1. Mie ongklok
Disebut mie ongklok karena mie direbus dengan ongklok atau keranjang kecil dari anyaman bambu.

Mie rebus khas Wonosobo, Dieng, ini juga menggunakan kol dan kucai.

Mie dihidangkan dengan kuah agak kental yang terbuat dari air, gula jawa, ebi, dan beragam rempah.

Mie bisa dimakan bersama lauk tambahan, seperti sate sapi dan tempe kemul.

Baca Juga: Wisata ke Dataran Tinggi Dieng? Ini Rekomendasi Aktivitas Seru yang Bisa Kamu Lakukan!

Manisan carica khas Dieng terbuat dari buah yang mirip belimbing tetapi sejenis pepaya. (pesonanusantara.co.id)

2. Manisan carica
Manisan carica hanya bisa ditemukan di Dieng. Buahnya pun lebih banyak tumbuh di kawasan Dieng.

Buah carica bentuknya mirip belimbing tetapi sejenis pepaya.

Bila dimakan langsung rasanya agak sepat karena itu sering dijadikan manisan.

Manisan carica terbuat dari larutan sirup dan sari buah carica. Bisa dikonsumsi saat hangat atau dingin.

Halaman:

Tags

Terkini