Kabar BUMN - Seberapa sering mendengar peringatan agar berhati-hati menjaga paspor selama melancong?
Ini karena paspor dokumen terpenting bagi setiap pelancong saat bepergian di luar negeri.
Paspor ini bahkan hitungannya milik negara jadi harus dijaga baik-baik.
Baca Juga: Desain Baru Paspor Indonesia Pakai Motif Kain Nusantara, Kenapa?
Paspor tidak boleh rusak, dicoret, robek, atau basah. Bila terjadi, pemiliknya akan mendapat masalah.
Apalagi kalau sampai hilang. Paling tidak pemilik paspor harus membayar denda sekitar Rp1 juta.
Agar paspor tidak hilang, bisa melakukan tindakan pencegahan di bawah ini.
Baca Juga: Perbedaan Antara E-Paspor dan Paspor Biasa, Mana yang Lebih Baik?
1. Buat salinan atau copy paspor
Sebelum berlibur sebaiknya mendokumentasikan data penting yang tertera di paspor.
Bisa dengan di fotocopy, scan, atau difoto dengan ponsel. Simpan data tersebut di email atau ponsel.
Ini untuk berjaga-jaga bila paspor hilang atau ketinggalan, lebih mudah melacaknya.
2. Simpan di dompet khusus
Saat berlibur penting punya dompet khusus untuk menyimpan dokumen penting: tiket, uang, dan paspor.
Pilih dompet dengan ritsleting atau kancing tertutup rapat. Lebih baik lagi dari bahan kuat dan waterproof.
Turis harus sering menunjukkan paspor jadi letakkan dompet di tempat yang mudah dijangkau tetapi tersembunyi.