Atapnya model rucing atau atap gonjong dan sebagian rumahnya dihiasi motif-motif khas Minang.
Nenek moyang orang Minangkabau
Desa Nagari Pariangan dipercaya tempat turunnya nenek moyang orang Minangkabau.
Dari cerita yang disampaikan turun temurun, dikisahkan tentang Raja Iskandar Zulkarnain dari Macedonia.
Diyakini ia merupakan nenek moyang masyarakat Minangkabau.
Awalnya, Raja Iskandar Zulkarnain melakukan ekspansi dan berlayar ke daratan Cina.
Karena tidak cocok, ia melanjutkan pelayaran ke Maharajadiraja dan mendarat di Gunung Marapi.
Setelah itu, ia membuka lahan di Padang Panjang Pariangan.
Desa ini juga dianggap sebagai desa pertanian paling tua di Minangkabau.
Baca Juga: Alahan Panjang, Kota Dingin di Sumatra Barat dengan Vibe Seperti di Swiss
Peninggalan bersejarah
Selain suasana desa tradisional, penunjung bisa mempelajari peninggalan bersejarah.
Seperti Batu Lantak Tigo yang merupakan prasasti peninggalan Raja Adityawarman.
Ada pula Kuburan Panjang Datuk Tantejo Gurhano, leluhur masyarakat Minang.