ragam

5 Kuliner Khas Kyoto, Jepang, Serba Mewah dan Khas Bangsawan di Bekas Ibu Kota Tersebut

Rabu, 30 Oktober 2024 | 20:00 WIB
Shojin ryori berbahan dasar sayur tanpa aroma dan bumbu tajam seperti yang biasa disajikan untuk biksu Buddha. (byfood.com)

Ini jenis tofu yang sangat lembut. Terbuat dari lapisan teratas susu kedelai, dihidangkannya dengan soys sauce.

Bentuknya sekilas mirip kembang tahu.

Baca Juga: Tempat Wisata di Jepang yang Paling Sering di-Tag di Instagram di Tahun 2024

Kadang yuba bisa dikeringkan dan digoreng garing. Model ini sering dicampurkan pada sup atau mie.

Sementara yudofu, mirip dengan yuba yang dipanaskan dengan air hangat.

Setelah itu dihidangkan dengan rumput laut kering dan irisan daun bawang. Rasanya menyegarkan.

Baca Juga: Fakta Tentang Gunung Fuji, yang Pemandangannya Kini Kembali Ditutupi Pemerintah Jepang

3. Uji matcha
Jepang identik dengan teh hijau dan matcha (bubuk teh hijau). Namun Kyoto punya varian macha-nya sendiri.

Matha ini dihasilkan di Uji, kawasan di sebelah selatan Kyoto, dengan kualitas tinggi.

Uji matcha sudah digunakan sebagai bagian dari tradisi minum teh di kuil Buddha selama ratusan tahun.

Kalau dulu hanya kaum bangsawan, sekarang uji matcha bisa dinikmati siapa saja.

Baca Juga: Kissaten: Di Tempat Minum di Jepang Ini Orang Dilarang Berisik dan Tertawa

Nishin soba diciptakan Yosakichi, chef yang bekerja di restoran Matsuba tahun 1882. (Instagram/@justinfoodprints)

4. Nishin soba
Kuliner ini diciptakan Yosakichi, chef yang bekerja di restoran Matsuba tahun 1882.

Saat itu terjadi kekurangan stok boga bahari, Yosakichi kemudian menggantinya dengan ikan hering.

Ikan ini sudah diawetkan dengan soy sauce dan gula.

Halaman:

Tags

Terkini