Stasiun ini sangat besar dengan luas sekitar 5 hektare. Bangunannya bergaya Indishe Empeire.
Ruang pengawas peron dibangun dari bahan kayu yang sekarang masih bertahan.
Stasiun Bogor beberapa kali direnovasi, tetapi bangunan utamanya masih dipertahankan.
Baca Juga: Keliling Jakarta Makin Seru Naik Bus Tanpa Atap, Open Top Tour of Jakarta Tawarkan Tiket Terbatas!
4. Stasiun Tanjung Priok
Stasiun Tanjung Priok dibangun tidak lama setelah Stasiun Jakarta Kota. Tepatnya tahun 1914.
Pada zaman Hindia Belanda, stasiun ini merupakan stasiun penting dan jadi kebanggaan.
Lokasinya sengaja dekat Pelabuhan Tanjung Priok untuk memudahkan mobilitas pada masa itu.
Baca Juga: Berburu Kuliner Malam Jakarta, Yuk Cobain 5 Street Food Ini
Hingga sekarang bentuk bangunan stasiun masih dipertahankan dan menjadi bagian cagar budaya.
Walaupun stasiun Tanjung Priok masih digunakan tetapi sudah tidak seramai dulu.
Tempat ini hanya melayani rute yang terbatas.***