ragam

Ragam Martabak di Indonesia, Baik yang Manis Atau Asin Aslinya Bukan dari Indonesia

Kamis, 24 April 2025 | 07:00 WIB
Martabak manis awalnya hanya dibuat di daerah Bangka Belitung dengan nama Hok Lo Pan atau kuenya orang Hok Lo. (hops.id)

Kabar BUMN - Martabak bukan kuliner asli Indonesia, melainkan hasil adopsi dari negara-negara lain.

Martabak manis dibawa para saudagar Tiongkok. Sementara martabak asin dibawa saudagar India dan Arab.

Sejumlah daerah di Indonesia mengadopsi dan mengembangkannya sesuai khazanah kuliner masing-masing.

Jadilah kekayaan kuliner Indonesia.

Baca Juga: Hadirkan Rasa yang Berbeda-beda, Ini Ragam Nasi Goreng dari Berbagai Daerah di Indonesia

1. Martabak Manis
Beberapa daerah menyebutnya martabak terang bulan.

Martabak ini mendapat pengaruh dari Hakka atau Khek, salah satu etnis Tionghoa.

Awalnya hanya dibuat di daerah Bangka Belitung dengan nama Hok Lo Pan atau kuenya orang Hok Lo.

Baca Juga: Kuliner Indonesia Berbahan Dasar Kluwek, Hitam-hitam Penuh Kelezatan

Ini menjadi populer ketika perantau asal Bangka, Hioe Kui Sem, membuka konter martabak manis di Bandung.

Sejak saat itu martabak manis mudah ditemukan di sejumlah kota besar lainnya.

Saat ini isi martabak manis sangat beragam.

Sampai ada yang menggunakan isian kekinian, seperti Nutella, Ovomaltine, Tobleron, dan matcha.

Baca Juga: 4 Fakta Unik Bakso, Menu Asal Tiongkok yang Jadi Kuliner Kali Lima Terlaris di Indonesia

Halaman:

Tags

Terkini