ragam

Masjid Gedhe Mataram, Masjid Tertua yang Dibangun Wali Songo di Pulau Jawa

Senin, 28 April 2025 | 15:30 WIB
Masjid Gedhe Mataram didirikan pada tahun 1578 oleh Panembahan Senopati, murid Sunan Kalijaga. (budaya.jogjaprov.go.id)

Baca Juga: Malas Antre Panjang-panjang, Ini Tempat Makan di Yogyakarta yang Sebelas-Dua Belas Tampilan dan Menunya dengan Kopi Klotok

Ruang utamanya memiliki atap berbentuk tajug atau piramid bertingkat dua. Puncaknya diberi mahkota.

Serambi masjid memiliki bentuk limas yang merupakan ciri khas dari bangunan Jawa.

Kemudian bangunannya dihiasi ornamen mustaka yang berbenduk gada dan dihiasi daun kluwih.

Keduanya merupakan perlambang keesaan Allah.

Baca Juga: Isi Liburan Panjang di Yogyakarta dengan Berbeda, Bisa Ikuti Workshop Kreatif Ini untuk Pengalaman

Masjid Gedhe Mataram dikelilingi kolam. (Wikipedia/Arry gunawan)

Pusat penyebaran agama
Selain tempat ibadah, Masjid Gedhe Mataram juga difungsikan pusat penyebaran agama dan tempat spiritual masyarakat.

Masjid memiliki halaman yang luas yang terbagi dua. Bagian dalam dan luar.

Di sini juga terdapat bedug dengan diameter 1 meter yang ditaruh di serambi masjid.

Bedug dibuat dari pohon besar yang tidak sengaja ditemukan Sunan Kalijaga saat melewati Kulon Progo.

Baca Juga: Sekarang Banyak Dicari Orang, Siapa Sangka Kuliner khas Yogyakarta Ini Dulu Dianggap Ndeso

Setiap bulan Sya'ban dan Muharram banyak berlangsung kegiatan yang sudah dilakukan sejak dulu.

Di bulan sya'ban, ada tradisi mendoakan atau penghormatan pada leluhur.

Sementara di bulan Muharram atau 1 Suro dianggap sebagai bulan mulia.

Masjid Gedhe Mataram berlokasi di Dusun Sayangan, Desa Jagalan, Kecamatan Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.***

Halaman:

Tags

Terkini