ragam

Tips Berwisata dengan Penyandang Difabel, Pastikan Setiap Orang Alami Kebahagiaan Liburan, Bahkan di Alam Terbuka

Rabu, 4 Juni 2025 | 07:00 WIB
Ilustrasi. Setiap orang berhak untuk wisata dan liburan, tak terkecuali penyandang difabel. (Pexels/Kampus 8)

Kabar BUMN - Ramai di media sosial tentang candaan seseorang yang mempertanyakan keberadaan jalur kuning untuk penyandang tuna netra.

Ia bertanya karena, disebutkan dalam video, jalur tersebut menuju tempat wisata berpemandangan indah.

Kepada rekan yang merekamnya, ia bertanya, bilamana tuna netra bisa melihat pemandangan indah itu?

Baca Juga: Girpasang, Objek Wisata di Klaten yang Tawarkan Panorama Ala Swiss

Sebaiknya dipahami, setiap orang berhak untuk wisata dan liburan, tak terkecuali penyandang difabel.

Terlebih sekarang sejumlah tempat wisata, hotel, dan transportasi publik telah memfasilitasi kebutuhan tersebut.

Jika kemudian ingin mengajak keluarga, sahabat, atau teman yang difabel, berikut sejumlah tips agar kegiatan lancar.

Baca Juga: Healing ke Kampung Singkur, Wisata Alam di Pengalengan yang Menawarkan Beragam Kegiatan Seru

1. Persiapan kesehatan
Paling pertama, pastikan kesehatan difabel yang akan diajak wisata. Ini bisa diperiksakan dulu ke dokter.

Berikan gambaran jelas kondisi tempat wisatanya dan durasi liburan.

Bila dokter melarang, sebaiknya jangan pergi karena mungkin berisiko bagi penyandang difabel.

Bila dokter mengizinkan, tanyakan yang harus dipersiapkan, terutama obat dan vitamin yang perlu dibawa.

Baca Juga: Bercengkrama Santai dengan Alam di Hutan Pinus di Yogyakarta, Ketenangan Pun Mungkin Didapat

2. Asuransi perjalanan
Meskipun hanya wisata di dalam negeri dan tempatnya aman, siapkan asuransi perjalanan.

Halaman:

Tags

Terkini