Bagi orang di luar daerah Nordik kuliner ini dianggap ekstrem baik dari segi bentuk dan rasa.
Baca Juga: Ini Daftar Negara Terkecil di Dunia yang Bisa Dijelajahi Dalam Waktu Satu Hari
3. Shiokara
Ini kuliner boga bahari tradisional Jepang yang tampilannya tidak cantik.
Shiokara terbuat dari cumi-cumi, gurita, atau ikan yang sudah dipotong kecil-kecil.
Setelah itu difermentasi selama beberapa minggu dengan garam dan kecambah beras.
Rasanya asin, gurih, dan sedikit pedas. Dimakan untuk lauk atau bahan saus menu lainnya.
Baca Juga: Cokelat Edisi Paskah Terlaris di Dunia, Bentuknya Sudah Pasti Seperti Telur
4. Muktuk
Muktuk adalah boga bahari dari suku Inuit di Alaska yang terbuat dari kulit dan lemak ikan paus.
Biasanya yang dipakai dari paus kepala busur, paus beluga, atau paus narwha.
Muktuk sering dikonsumsi secara mentah, direbus atau digoreng. Tekstunya kenyal, rasanya mirip kacang.
Muktuk jadi makanan pokok orang Inuit sejak ratusan tahun lalu dan sudah dijual juga dalam kemasan kaleng.
Baca Juga: Es Krim dan Beragam Olahannya di Dunia, Semuanya Dingin Menyegarkan
5. Hákarl
Hakarl terbuat dari daging hiu greenland yang sudah difermentasi berbulan-bulan agar dagingnya tidak beracun lagi.
Aroma hákarl seperti air kencing dan rasanya pun menyengat seperti keju busuk.
Karena sifatnya yang tahan lama, hákarl jadi menu khas Islandia yang selalu hadir selama musim dingin.