Kabar BUMN - Selain agraris, Indonesia juga negara maritim dengan potensi perikanan yang besar.
Kekayaan laut itu sudah dimanfaatkan nenek moyang kita, terutama untuk kebutuhan pangan.
Di masa itu, selain jala, suku-suku di daerah pesisir menggunakan tombak untuk menangkap ikan.
Teknik yang diistilahkan spearfishing ini kini digiatkan kembali karena lebih ramah lingkungan.
Baca Juga: 4 Pulau Terpencil di Dunia yang Menjadi Tujuan Wisata Eksklusif Karena Biayanya yang Mahal
Menombak ikan
Spearfishing adalah teknik menangkap ikan dengan cara menombaknya.
Suku Bajo di Sulawesi, dan Suku Laut di Kepulauan Riau, terkenal sebagai pelaku spearfishing yang andal.
Penduduk setempat menyebutnya dengan memanah ikan.
Cara melakukannya, orang akan menyelam hingga kedalaman tertentu sambil membawa tombak.
Baca Juga: Festival Gedongsongo 2025 Siap Hadirkan 3.000 Lampion dan Ragam Budaya Lokal
Bila ada ikan yang lewat maka akan langsung ditombak.
Agar andal, selain kemampuan menombak, orang harus tahu karakter ikan dan laut yang diselaminya.
Butuh bertahun-tahun untuk bisa jago spearfishing.
Orang yang sangat mahir, kadang hanya di atas kapal bisa langsung menombak ikan yang lewat.