ragam

Awas Modus Baru Penipuan Menggunakan Suara dari Artificial Intelligence (AI), Bisa Tirukan Suara Asli

Jumat, 12 Mei 2023 | 16:30 WIB
Ilustrasi suara telephone penipuan menggunakan teknologi AI (Alex Andrews/pexels)

Kabar BUMN - Artificial Intelligence atau AI dalam bahasa Indonesia adalah teknologi kecerdasan buatan.

AI dapat melakukan banyak hal dan membantu kinerja manusia diberbagai bidang seperti kesehatan, otomotif, perdagangan, dan digital banking.

Teknologi AI diciptakan untuk memahami dan memberi solusi terhadap suatu masalah dengan lebih cepat dan efektif. Lebih lagi, AI diharapkan mampu menyelesaikan pekerjaan manusia dengan lebih mudah serta memberi hasil yang maksimal.

Baca Juga: Dukung UMKM Naik Kelas, Surveyor Indonesia Berikan Pelatihan Sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri

Di Indonesia, Artificial Intelligence disambut hangat dengan banyak karya cipta berbasis teknologi mulai dari Presenter TV, penyanyi.

AI Juga dapat membantu kinerja manusia dan berpotensi untuk memajukan berbagai industri.

Akan tetapi, AI juga sering di salahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, diantaranya;

Baca Juga: Bosan Dengan Air Putih? Supaya Tubuh Tetap Terhidrasi, Ini Alternatif Minuman yang Sama Sehatnya

1. Phising
Phising merupakan teknik pengelabuan yang dilakukan oleh seseorang sebagai upaya untuk mendapatkan informasi berupa data pribadi, data akun, hingga data financial.

Teknik ini bertujuan memancing korban untuk memberikan informasi pribadi tanpa disadari, informasi tersebut akan digunakan untuk kejahatan.

2. Malware
Malware bertujuan untuk menyusup atau merusak sistem dan jaringan komputer melalui perangkat lunak, sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada sistem komputer dan berpotensi terjadi pencurian data.

Baca Juga: Menteri Pertahanan Kongo Kunjungi Pindad, Kerjasama Antar Kedua Negara Jadi Pembahasan

3. Pencurian identitas dari data pribadi atau adanya profil palsu yang mirip dengan aslinya.

Modus pencurian data pribadi dengan menggunakan nama bank-bank besar, toko online bahkan web untuk menjebak korbannya memberikan data pribadi, yang akan digunakan pelaku untuk mencuri tabungan korbannya.

Halaman:

Tags

Terkini