Permainan ini membutuhkan kecepatan tangan dan koordinasi mata.
Baik bagi anak-anak untuk melatih kemampuan motorik dan konsentrasi.
3. Layang-layang
Di antara permainan tradisional lainnya, layang-layang kadang masih bisa ditemukan di daerah pinggiran.
Orang bisa membeli layang-layang di pasar atau membuatnya sendiri.
Model dan ukurannya bervariasi dari besar hingga kecil.
Permainan bisa dimainkan sendiri atau beramai-ramai. Semakin tinggi layangan terbang, semakin seru.
Baca Juga: Panduan Wisata ke Museum Bagi Orang Tua yang Mengajak Anak, Simak Tips dan Triknya
4. Lompat tali
Selain menyenangkan dan menyehatkan, permainan ini juga meningkatkan ketangkasan anak.
Zaman dulu orang membuat tali untuk melompat dari rangkaian karet, sekarang bisa beli alat lompat tali khusus.
Bisa dimainkan sendirian, tetapi tentu lebih ramai jika bersama-sama anak lainnya.
Lompat tali bermanfaat meningkatkan koordinasi otak, kelincahan, daya tahan tubuh, dan melatih pernapasan.***