Lahan terbuka tersedia khusus, bangunan rumah dan area publik dipisah.
Bagian barat khusus tempat tinggal dan bagian timur untuk bangunan yang bersifat publik.
Semua fasilitas publik pun tersedia dalam satu area.
Kompleks perumahan ini bentuknya radial dengan lapangan di tengah dan penghubung menuju jalan utama.
Baca Juga: Ragam Jenis Sate dari Yogyakarta, Unik dan Sedikit Ekstrem yang Ada di Yogyakarta
Saksi hunian modern
Jalan-jalan di kawasan ini mata akan dipuaskan dengan bangunan-bangunan tua yang estetik.
Beberapa masih bertahan menjadi rumah tinggal tapi sebagian sudah berubah fungsi.
Selain bangunan rumah, banyak bangunan penunjang, seperti gereja, sekolah, sampai gedung pemerintahan.
Baca Juga: 5 Lokasi Menakjubkan untuk Menyaksikan Pesona Matahari Terbit di Yogyakarta
Sebagian besar masih mempertahankan bentuk aslinya.
Salah satu bangunan yang menonjol adalah Gereja Santo Antonius Kotabaru.
Gereja ini didirikan tahun 1926 dengan ciri khas pada menara tinggi dan plafon berbentuk sungkup.
Saat ini gereja masih berfungsi sebagai tempat ibadah.
Baca Juga: Mandiri Sahabat Desa Hadir untuk 200 Keluarga Rentan Stunting di Yogyakarta